Episode
12 Drama The Moon That Embraces The Sun ratingnya turun menjadi 33,7%.
HUHUHUHU sedih deh, kenapa ya? Padaha ceritanya lagi seru-serunya. Well,
kali ini drama MoonSun menyuguhkan banyak air mata dan rasa sakit hati
untuk keempat tokoh utama kita, kecuali Bo Kyung tentunya yang sudah
berubah jadi jahat (emang dari awal kan jahat^^).
Kalau di Episode 11
kemarin Yang Myung sakit hati melihat Hwon dan Wol, maka kali ini Wol
yang merasa sedih melihat Hwon dan Bo Kyung.
Episode 12 : What Do I Do?

Yang
Myung ternyata masih di sana. Ia berjalan sendiri dan mengatakan
keras-keras pada Woon yang berdiri di dekatnya : Berapa lama kau
mengenalnya (Wol)? Woon berjalan. Myung : Jadi kau benar-benar tahu?
Woon menjelaskan : Dia (Wol) sangat mirip dengannya (Yeon Woo). Myung :
Apakah Raja mengatakan dia sangat mirip dengan anak itu? Apakah dia
memintamu untuk merahasiakannya dariku? Kau benar-benar seudah menjadi
orang milik raja. (Myung merasa kesal atau mungkin dikhianati Hwon dan
Won karena Hwon ataupun Woon tak memberitahu dia kalau ada anak yang
mirip Yeon Woo. Myung berfikir Hwon merahasiakannya. Dan Woon yang
menjadi sahabatnya dulu kini berada di pihak Hwon, karena Woon tak
memberitahu Yang Myung).

Hwon
: Terima kasih, Aku melihat pertunjukannya dengan baik. Wol : Baguslah
jika kau berfikir itu baik. Hwon mengeluh tentang kisah yang mengerikan.
Seorang gadis biasa yang tak sengaja bertemu raja dan jatuh cinta
padanya. Hwon : Apakah itu masuk akal? Seorang raja sibuk dengan urusan
negara, mana mungkin ia punya waktu untuk melihat seorang gadis. Jika
seorang raja seperti itu, akankah negara ini berjalan dengan baik?
Bagaimana mungkin gadis itu tak tahu kalau itu adalah raja? Pasti gadis
itu sudah tahu dia raja dan sengaja merencanakannya. Wol : Itu tak
mungkin....
Hwon melanjutkan : Juga apa yang mereka katakan, gadis
itu kembali ke istana dan bertemu raja kembali? omong kosong. Hwon mulai
berkomentar tentang cerita pertunjukan boneka itu dimana mereka membuat
cerita konyol dan harus di masukkan dalam penjara dan di hukum. Tapi ia
kemudian melihat wajah Wol. Hwon : mengapa kau melihatku begitu?
Wol
: ini tentang orang-orang. Itu mungkin saja terjadi.apa yang akan
terjadi, bagaimana bisa di jelaskan dengan logika? Hwon : terima kasih, I
hanya mengatakan kalau aku menikamti pertunjukannya. Jangan khawatir,
aku akan membayar kembali uangmu. Wol mengatakna tak apa-apa. Tapi Hwon
bersikeras ia akan membayarnya nanti saat mereka bertemu. Hwon merasa
mereka akan bertemu lagi nanti malam seperti biasanya, ia belum tahu Wol
akan keluar istana. (Hwon berkomentar tentang pertunjukan boneka aku
rasa hanya untuk mencari pokok pembicaraan. Oia, Wol malah lupa sama
sekali janjinya pada Jansil hahaha).

Setelah
mengatakan itu, Hwon meninggalkan Wol dan Wol melihat kepergian Hwon
dan berkata : Aku tak bisa berada di sisimu hari ini. Aku akan segera
meninggalkan Seungsucheong.


Wol
kembali untuk mengantarkan pakaian Jansil, tapi suara Yang Myung
menghentikannya : Aku sudah mengirim Jansil kembali ke Seungsucheong
dengan selamat. Myung keluar dari balik pohon. Myung bertanya kenapa Wol
sangat terlambat. Kau mungkin bertemu unnie yang menakutkan seperti
Jansil dan menarik telingamu lalu di seret. Wol bertanya apakah Myung
adalah orang yang telah menurus Jansil. Myung menujuk dirinya sendiri
dan berkata itu aku. Myung : Dia datang dan menemukanku, ia mengatakan
ia tak punya tempat untuk pergi. Wol menggunakan deskripsi Jansil dalam
suratnya dan menanyakan : Apakah kau adalah orang yang tampan. baik
hati, dan bersemangat? Myung : Apakah Jansil menggambarkan aku seperti
itu? Dia tahu bagaimana menilai seseorang. Wol : Aku khawatir dia ditipu
oleh seorang penipu. Wol mengucapkan terima kasih.

Wol
mengatakan agar Myung pergi dan ia membungkuk dan berjalan meninggalkan
Myung, tapi Myung dengan serius memanggilnya : Jika kau sangat
mengkahwatirkan Jansil, kenapa baru sekarang kau mengingatnya? Wol :
Apa? Myung : Sebanyak kau mencari seseorang - sebanyak kau menunggu
seseorang - siapa yang menahanmu? Myung mengatakan ia melepaskannya
pertama kali, tapi ia tak percaya diri untuk kedua kalinya. Wol
menanyakan artinya. Myung mengatakan Ia tak bisa melihat wol bersama
orang lain. Dia mengatakan samapi jumpa dan meninggalkan Wol. Wol
memanggilnya tapi Myung tetap berjalan.

Hwon mengenakan piamanya sedangkan Hyung Sun mengomeli Hwon kenapa Hwon kabur lagi. Hyung Sun takut nantinya ia akan di pecat.
Hyung
Sun : mengapa kau melakukannya lagi? Jika kau keluar, kau harus
memberitahukan aku dulu. Bagaimana mungkin kau menyuruhku membuat boneka
salju yang tak berguna. Hwon : Itu sebabnya aku mengatakan aku
menyesal. Hyung Sun : kau menyuruhku membuat boneka salju yang putih dan
murni. Jasi aku menaiki atap, bagaimana jika aku jatuh dan mati, siapa
yang akan di salahkan. Hwon : untungnya kau masih hidup. Hyung Sun
:bagaimana mungkin kau dingin begitu? Tidakkah kau lihat tanganku yang
merah akibat membeku? Hyung Sun mengulurkan tangannya. Sementara aku
membuat boneka salju, aku kedinginan.
Hwon
lalu memegang tangan Hyung Sun. Hyung sun bertanya mengapa Hwon
melakukannya. Hwon menarik tangan Hyung Sun mendekat dan mulai berbicara
dengan suara rendah dan seksi : Datang lah mendekat, aku akan menaruh
tanganmu di dalam hatiku yang panas. (L.O.L ^^). Hyung sun mulai takut
dan menarik tangannya menjauh dan ia bergumam ia harus menyiapkan
sesuatu. Hwon tidak membiarkannya pergi, jadi Hyung Sun memintanya untuk
melepaskannya. Akhirnya Hyung Sun dilepaskan juga, Hyung Sun kabur^^.
Hwon melihat uang yang nantinya ia gunakan untuk membayar uang Wol da ia
tersenyum.

Shaman
jang mengatakan pada Wol kalau seseorang akan menemuinya pagi ini di
dermaga untuk membawanya dan Seul sampai ke tujuan. Shaman jang
mengatakan Wol harus pergi ke tempat yang jauh. Ia bertanya kenapa Wol
tak menjawab. Wol ingat bagaimana Hwon mengatakan ia akan melihatnya
nanti. Wol meminta, hanya untuk malam ini, tak bisakah aku mampir
keruangan raja? Shaman Jang bertanya mengapa Wol menunjukkan bahwa ia
bimbang lagi. Wol : itu tak benar, aku hanya ingin mengucapkan selamat
tinggal dan kemudian pergi. Shaman Jang bertanya apakah Wol dan Hwon
memiliki hubungan dimana mereka harus mengucapkan selamat tinggal satu
sama lain. Shaman jang mengatakan Wol yang memutuskan untuk
meninggalkannya jadi lakukan. Tapi Wol mengatakan dia punya sesuatu
untuk di katakan pada Hwon. Wol : Setelah aku mengucapkan selamat
tinggal, aku akan meninggalkannya, jadi izinkan aku pergi hanya untuk
hari ini. Ini adalah permintaanku.

Bo
Kyung masih mengingat apa yang di katakan mata-matanya tentang gadis
shaman (jimat) yang mirip dengan anak itu. Ia memutuskan untuk pergi
keluar.


Jimat
berjalan menuju kamar Hwon dan Bo Kyung muncul. Dia bertanya apakah
mereka menuju ke ruangan raja. Penjaga mengatakan iya. Bo Kyung berjalan
menuju ke arah jimat dan ia mengatakan ia punya sesuatu untuk di
katakan, jadi ia minta agar penutup wajahnya di buka. Bo Kyung mengulang
agar dia menurunkan penutup wajahnya. Penjaga mencoba mengatakan pada
Bo Kyung bahwa itu tak boleh, tapi Bo Kyung mengatakan : dengarkan aku
dan tunjukkan wajahmu. Gadis itu mematuhinya, dan jimat itu bukanlah Wol
tapi gadis shaman lain. Bo Kyung tersenyum puas.

Hwon
menunggu kedatangan Wol dan ia mengatakan Wol telat beberapa lama dan
mengapa kau masih datang sekarang.... tapi yang berdiri di depan Hwon
bukan Wol, melainkan Bo Kyung. Hwon tampak terkejut. Bo Kyung : Kau
kecewa karena aku bukan gadis yang kau tunggu? Hwon : Bagaimana kua bisa
ada di sini? Bo Kyung : Karena aku ingin tahu apa yang kau sembunyikan
dan hari ini aku sudah bertemu dengannya, aku sudah tahu pasti. Aku
mendengar dia punya wajah yang mirip saat kalian bertemu 8 tahun lalu.
Hwon mengatakan bukankah ia mengatakan agar Bo Kyung tak menginjakkan
kaki di kediamannya lagi. Bo Kyung bertanya apa Hwon merasa kesal. Dia
bertanya bagaimana jimat itu bis amirip dengan gadis yang meninggal 8
thaun lalu. Hwon : Ratu. Bo Kyung : Ya, kau bisa memiliki gadis atau
jimat sebanyak mungkin dan aku tak akan peduli. Kau bilang aku tak akan
pernah bisa memiliki cintamu. tidak masalah. aku tak akan peduli.


Hwon berteriak : Ratu!
Bo
Kyung : Tapi ada sesuatu yang tak bleh kau lupa. Tidak peduli siapa
yang ada dalam hatimu-tidak peduli siapa yang kau cintai- aku adalah
ratu negeri ini. Orang disebelahmu adalah aku. Kau akan mengakuinya
segera.
Bo Kyung meninggalkan Hwon dan ia menyuruh jimat itu masuk untuk merawat raja.
Gadis
itu masuk dan Hwon menatapnya dan bertanya siapa kau? Gadis itu
mengatakan dia adalah jimat penyempurnaan. Hwon bertanya apa yang
terjadi dengan jimat yang menyerap penyakitnya. Gadis itu berkata kalau
Wol sudah melakukan pekerjaannya sehingga ia akan meninggalkan
Seungsucheong.

Wol
dan seul sedang berkemas. Seul : Apakah kau sedih karena kau akan
pergi? Wol : Tidak sedih. Hanya saja aku menyesal, aku meninggalkannya
padahal aku tak membantunya sama sekali. Seul mengatakan wajah Wol
terlihat seperti ia akan menangis dan ia bergumam seharusnya Shaman Jang
membiarkan Wol untuk mengucapkan selamat tinggak untuk terakhir
kalinya. Shaman Jang datang dan memberitahukan Wol untuk berganti
pakaian.
Hyung Sun memimpin Wol berjalan dan berbalik menghadap
Wol. Wol bertanya mengapa Hyung Sun melakukan itu. Hyung Sun mengatakan
kalau Wol tak bisa melalui jalan yang salah, alasan mengapa Raja meminta
Wol kembali lagi. Ia mengatakan raja hanya bingung antara Wol dan orang
lain. Wol bertanya mengapa Hyung Sun menggunakan bahasa resmi padanya,
Hyung Sunbertanya apakah ia melakukan itu. Wol mengatakan Hyung Sun juga
pasti bingung (Karena Hyung Sun berbicara pada Wol seperti ia berbicara
pada Yeon Woo). wol mengatakan ia tahu kalau Hyung Sun jangan terlalu
khawatir. Hyung Sun tersenyum lega.

Hwon
mondar-mandir di kamarnya. wol masuk dan Hwon bertanya : siapa yang
menyuruhmu meninggalkanku? beritahu aku. Siapa yang memberi izin padamu
untuk pergi? Wol mengatakan ia sudah melakukan pekerjaannya sehingga ia
merasa sudah tepat saatnya untuk pergi. Hwon bertanya siapa yang
mengatakan kau sudah selesiai. Wol : Orang yang kau butuhkan bukan aku.
Hwon : Siapa yang mengatakan akan membebaskan aku dan menghiburku dari
masalahku? Wol : AKu tak bisa menggantikan tempatnya. Hwon : Siapa yang
mengatakan akan menidurkan masalahku? Wol mengingatkan ia diperintahkan
untuk tidak mendekat.

Hwon
: AKu tak pernah memerintahkanmu untuk menjauh.Apa yang kau katakan
benar. orang yang aku lihat sekarang-kau-apakah anak itu atau kau aku
bingung. Sampai aku bisa menghilangkan kebingungan ini. Sampai aku tahu
perasaan apa ini jangan pernah berani menjauh dari pandanganku. Ini
adalah perintah! (omo!!! Perintah kerajaan 'beradalah disisiku!'^^).

Bo
Kyung bertemu dengan Ratu. Ibu Hwon mengatakan kalau malam
penyempurnaan Hwon-Bo Kyung tinggal beberapa hari lagi. Bo Kyung : 4
hari? Ratu mengiyakan. Ia menjelaskan bagaimana nenek memerintahkan
untuk menaikkan tanggal penyempurnaan sehingga para astrologi memilih
tanggal yang tepat. Ratu mengatakan jangan mengkhawatirkan rumor lagi
dan rawat tubuhmu dan hatimu. Bo Kyung mengatakan ia akan berhati-hati.

Bo
Kyung keluar dan ia mengimajinasikan percakapan dengan hwon. APa yang
akan kau lakukan? Kau akan mencoba menghindariku dengan alasan
kesehatanmu lagi? Pada akhirnya ini tak akan seperti yang kau inginkan.
Ia meminta pengawal untuk memanggil ayahnya.
Menteri mengeluh
tentang sakit kepalanya karena ia mabuk. Ia bertanya-tanya apa yang
dicampurkan dalam minumannya. Yoon juga ada disana. ia mengatakan agar
barang-barang dipindahkan dan sebagainya. ia juga berkata agar mereka
terus maju dan mengikuti. Seorang mentri mengatakan bagaimana Hwon
marah-marah kemarin dan melempar buku-buku. Yoon mendengar bahwa
beberapa catatan dari 8 tahun lalu telah hilang. Orang itu memerintahkan
untuk menemukannya, orang itu mencari dan menemukannya (Woon sudah
mengembalikannya).

Hwon
mengatakan pada Woon kalau Woon sudah bagus melakukan pekerjaannya
dengan mengembalikan buku itu tepat pada waktunya. Jika mereka sedikit
terlambat, apa yang mereka lakukan akan ketahuan. Hwon berkomentar
mereka perlu berhati-hati agar para mentri tidak merasakan ada yang
ganjil. Hyung Sun mengatakan ada masalah besar. Hwon bertanya ada apa.
Hyung Sun : Mantan ajudan raja, bunuh diri.

Penjaga
(sarjana SKKS) mengatakan kalau mereka tak perlu memerikasa lagi karena
itu murni bunuh diri. Apa yang aku katakan-berhenti mecari kriminal dan
cari tahu kenapa ia mati. Pasti ada alasannya. Aku punya firasat.

Hwon
berfikir untuk dirinya sendiri : Apa yang berusaha ia sembunyikan
sehingga ia melakukan hal itu? Pergi jauh dan membunuh dirinya sendiri,
apa yang ia coba lindungi? Hyung Sun mengatakan sudah waktunya makan
siang. Hwon masih terus berfikir : Dari sini, ada hal yang sudah pasti.
Ada rahasia yang aku tak boleh tahu. Hwon memerintahkan sesuatu untuk di
bawa padanya. Hyung Sun mengatakan orang bermarga Kim dapat mereka
percaya.

Kim
merupakan Sarjana SKKS dibawa menemui Hwon (Yang dulu berdemonstrasi
bukan ya?). Ia melihat Hwon melalui layar. Hwon bertanya apakah Kim
mengenalinya. Kim mengatakan bagaimana ia bisa lupa. Hwon mengatakan
sarjana Kim sudah menjadi investigator.Hwon mengatakan ia melihat nama
Kim dan ia senang melihatnya lagi. Hwon bertanya apa KIm tahu Seung
Seon, mantan ajudan raja yang bunuh diri.Kim mengatakan ia tahu dan
bertanya apa raja memberinya kasus itu. Hwon mengatakan Kim cerdas
seperti dulu. Hwon mengatakan jika kasus itu diberikan kepada
investigator lain maka Hwon tak akan tahu kebenarannya selamanya. Kim
bertanya : kebenaran? Apa kebenaran yang anda bicarakan? Hwon
memberitahu Kim agar pura-pura menyelidiki kasus bunuh diri itu sejak
hari itu. Kim : berpura-pura menyelidiki? Hwon : Ya, ada sesuatu yang
akan anda selidiki. melaluimu, aku ingin tahu segala sesuatu yang ada
hubungannya dengan kematian istriku 8 tahun lalu.
(Hmm,, benar, itu
sarjana SKKS 8 thn lalu yang melakukan demonstrasi. Apakah dia akan
menjadi kunci kasus Yeon Woo? Aku senang Hwon masih mengatakan Yeon Woo
adalah 'istri'nya ^^).

Mentri
Yoon bertemu dengan Nenek. Nenek bertanya apa maksud Yoon dengan sikap
Raja yang tak biasa. Yoon mengatakan ia tak yakin, tapi ia menduga raja
menggunakan Woon untuk mencari tahu apa yang terjadi 8 tahun lalu.
mereka harus menghentikannya. Jika kebenaran terungkap, Yoon khawatir.
Nenek mengatakan pada Yoon tak usah khawatir. Ia mengatakan mengenai
setelah punya anak, maka orang tua akan membuatnya tetap aman dan bla
bla bla.
Nenek berkata dulu ia melakukannya saat ada 2 pangeran.
Tidak peduli berapa banya raja berusaha, itu tak akan pernah keluar.
bahkan jika hal itu keluar, mereka hanya perlu menutupinya lagi.

Min
Hwa sedang melamun. Min Hwa membayangkan ia menatap Yeom yang sedang
membaca dan Yeom bertanya mengapa Min Hwa melakukan itu. Min Hwa
mengatakan Yeom terlihat paling tampan saat membaca. Ketika kau
tersenyum, bahkan kau lebih tampan. Yeom : itu memalukan, tolong
berhenti menatapku. Min Hwa : berapa lam lagi kau akan membaca buku?
mengapa kau tak memberikanku perhatian? akan lebih baik jika kau buku.
jika aku adalah kertas, maka kau akan menatapku lebih dari sekarang.
Yeom tersenyum padanya. Lamunannya buyar saat dayangnya memanggilnya.
Min Hwa kesal. Ia bertanya-tanya sudah berapa lam suaminya pergi. Dayang
mengatakan itu baru 2 hari. Ia ingat bagaimana suaminya memintanya
untuk menjaga ibu selama ia pergi. Min Hwa : aku harus mematuhinya.

Min
Hwa pergi menemui ibu Yeom. Min Hwa bertanya apa yang sedang ibunya
lakukan. Ibu mengatakan ia sedang membaca surat dari ratu - Ibu Min Hwa.
Min Hwa bertanya apa kata ibunya. Ibu mengatakan ibu minhwa bertanya
apa min hwa baik-baik saja. Min Hwa bertanya apa lagi. Ibu mengatakan
malam penyempurnaan raja akan segera dilakukan. Ibu mengatakan 4 hari
lagi. Min Hwa : segera? aku harus pergi ke istana. Ibu bertanya keapa
tiba-tiba. Min Hwa : karena kau punya beberapa saran untuk ratu. AKu
harap ibu mengizinkan dan aku akan segera kembali.

Min
Hwa membaca beberapa buku dan menuliskan cara mendapatkan putera. Untuk
pemula banyak makan sayuran. kemudian tidur disisi kiri. Apa lagi ya?
itu aneh, aku melihatnya disuatu tempat. Dayang berkata ia juga merasa
melihatnya disana. Min Hwa : Apa? kau membaca buku ini juga? di mana kau
akan menggunakannya? Dayang berkata ia membacanya hanya sekedar untuk
pengetahuan.


Min
Hwa sedang memikirkan jika ia membantu ratu dengan informasi itu, apa
yang akan ia mminta (sebgai imbalan). sisir mutiada dlsb. Nenek
mengatakan hallo pada Min Hwa. Min Hwa tampak takut. Nenek mengatakan
sudah lama dan bertanya apa Min hwa baik-baik saja. Ia juga bertanya apa
suami Min Hwa juga baik-baik saja. Min Hwa : Iya, apakah kau juga baik?
Nenek : tidak. Kau tak pernah datang menemuiku, padahal kau
satu-satunya cucu perempuanku, jadi bagaimana aku bisa baik? Min Hwa
minta maaf, nenek mengatakan ia hanya bercanda. Nenek mengajak Min Hwa
ke kamar Ratu bersama-sama, tapi min hwa membuat alasan bahwa ia
diberitahu untuk segera pulang jadi ia dalam perjalanan pulang. Min Hwa
bergegas pergi dan lari.


Hwon
sedang berfikir mengenai ayahnya yang dikubur dan rahasia yang
disembunyikannya sertan orang yang melindungi rahasia itu bunuh diri.
Hyung Sun mengatakan tabib dan para professor datang. Hwon menyuruh
mereka masuk dan duduk. Hwon bertanya mengapa para ptroffesor datang
juga. Ia memberika sesuatu untuk Hwon dan Hwon bertanya apa itu. Prof
berkata itu tanggal malam penyempurnaan. Hwon melihatnya 4 hari lagi.
Satu per satu mereka membicarakan itu hari terbaik untuk Bo Kyung dan
Hwon, cuaca akan benar-benar cerah dan mereka sudah menemukan
ruangannya. Hwon mengatakan tubuhnya masih belum baik, tapi tabib
mengatakan tubuh Hwon cukup baik. Hwon berteriak : Jika aku mengatakan
aku sakit, artinya aku sakit!. Prof mengatakan ini waktu yang tepat,
mengapa Hwon ingin memundurkannya lagi. Hwon berteriak : Bukankah aku
katakan aku tidak sehat! Apakah kalian tidak dengar? Ini perintah!
Tinggalkan aku sekarang!

Bo
Kyung bertemu ayahnya. Bo Kyung mendengar kabar kalau Hwon menolak. Ia
mengatakan Hwon menolak bukan sekali atau dua kali, dan ia sudah
menduganya. Ayahnya bertanya bagaimana Bo Kyung bisa tenang ketika malam
penyempurnaan mereka sudah dekat, dan kemungkinan akan dibatalkan lagi.
Bo Kyung : tak peduli apa yang harus kita lakukan, kita harus
membuatnya terjadi. Yoon bertanya apakah Bo Kyung memiliki ide. Bo Kyung
mengatakan tentang jimat. Jimat itu dekat dengan hwon. Yoon mengatakan
bukankah jimat itu ada disisi raja saat ia tidur. Bo Kyung : itu aneh.
Raja bukan tipe orang yang mengizinkan jimat untuk duduk disisnya.
Karena selain Woon dan Hyung Sun tak ada yang bisa mendekati raja. tapi
ia membiarkan jimat itu brada didekatnya. dia menyukainya.
Yoon :
jika itu benar, kita tak bisa hanya diam dan melihat. Bo Kyung : apa
yang harus kita lakukan jika tidak berdiri dan melihat?
Yoon : kita
harus menghapus jimat itu dari sisi raja sesegeramungkin. Bo Kyung : Kau
tidak bisa melakukan itu. kita harus menjaga jimat disisi raja samapi
malam penyempurnaan berakhir.Bo Kyung mengingatkan ayahnya mengenai apa
yang dikatakannya 8 tahun lalu, bahwa pernikahannya bukan cinta. Bo
Kyung : itu benar. tapi kita bisa menggunakannya sampai mlam
penyempurnaan berakhir.

Wol
ingat kata-kata Hwon : Apa yang kau katakan benar. orang yang aku lihat
sejarang -kau- apakah anak itu atau kau, aku bingung. Sampai aku bisa
menidurkan kebingungan ini, sampai aku tahu perasaan apa ini, jangan
pernah berani menjauh dari pandanganku.

Shaman
perempuan melihat barang shaman dan mengatakan itu cantik. wol bertanya
dari mana itu. Jansil memberikan surat Yang Myung. Myung : Apakah kau
menyukainya? Aku harap kau menggunakannya dengan baik untuk keahlianmu.
Ia menandatangani dengan deskripsi Jansil tentang dirinya. Para gadis
iri karena Wol beruntung sekali.


Wol
pergi keluar untuk mencari Yang Myung. Myung bertanya apakah Wol
mencarinya. Myung : Apakah kau menyukai hadiahnya? Aku tak tahu apa yang
kau suka, jadi aku membawa shaman bersamaku dan memilih. Myung
mengatakan lain kali ia akan memberikah hadiah yang berbeda. Wol
bertanya mengapa Myung melakukan itu. Myung bertanya maksudnya. Wol :
aku seorang shaman.Myung : makanya aku memberikan hadia itu. Wol : aku
bertanya mengapa kau mengirimiku hadiah. Myung : kau bertanya karena
benar-benar tak tahu? Wol : aku bertanya karena aku tak tahu. Myung :
Karena aku menyukaimu. Aku menyukaimu. (0.0).
Wol: anda bercanda
terlalu jauh. Myung : Ini bukan lelucon. Wol : jika itu buka lelucon
lalu apa? Myung : seorang pria yang menyukai seorang gadis. Wol : Apa
yang kau tahu tentang aku hingga kau mengatakan kau menyukaiku? Myung :
karena ini adalah pertama kalinya. Myung mengatakan apa yang Yeon Woo
kecil katakan padanya. "Jangan mencoba menutupi perasaanmu dengan
tersenyum. jangan menipu hatimu. biarkan rasa sakit yang ada dalam
hatimu pergi. karena kau adalah orang petama yang mengatakan itu dan
menghiburku. apa yang kau katakan benar. Apa yang aku tahu tentangmu?
Pada awalnya aku menyukaimu karena kau mirip dengan gadis yang aku suka.
tapi sekarang tidak. Orang yang aku lihat adalah kau". (omo!! Myung
nembak Wol duluan!!).

Shaman
Jang mengatakan dia merasa gugup. Akan ada kebingungan besar. Dia
berbicara dengan peramal yang membantunya sebelumnya. Pria itu
mengatakan : Bagaimana kau bisa menghentikan takdir dengan tangan
manusia? Shaman jang berkata : Semua kebingungan ini dapat berakhir 4
hari lagi. Jika malam penyempurnaaan itu berhasil, nasib mereka akan
rusak lagi. setelah malam itu berlalu, aku akan mengirimkan agasshi
ketempat yang jauh. Pria itu bertanya: apa kau fikir dengan mengirimnya
ketempat yang jauh akan membuatya lebih baik? Kebenaran yang kita kubur,
perlahan-lahan mulai muncul.
Shaman jang : bahkan jika kebenaran
terungkap, tak ada yang akan berubah. kau tahu itu. selama mereka (Yoon n
Nenek) berada dalam kendali, tidak ada yang bisa menghindari kekacauan.

Malamnya
Hwon dan Wol bersama lagi. Hwon sedang membaca dan Wol melihatnya. Hwon
: Aku tahu aku sangat tampan, berhenti menatapku. pria yang sedang
bekerja memang terlihat cool. oleh karena aku raja, aku harus
mengesankan. Wol tak dapat menahan tawanya. Hwon: kau tersenyum? Apakah
kau tersenyum? Wol : AKu melakukah kesalahan, aku layak mati. Hwon
berdiri dan berkata ikuti aku,kita akan jalan-jalan.

Wol
bertanya apakah ia membuat Hwon kesal. Hwon mengatakan ada yang
meninggal karena dia. Hwon : dia bunuh diri karena aku ingin bertanya
sesuatu padanya. Yang membunuhnya adalah aku. Orang yang ada disekitar
ku diikuti bayangan kematian. semua orang yang berharga bagiku
menghadapi bahayan karena aku. Aku gagal melindungi mereka semua. Bukan
hanya aku yang tak bisa melindungi mereka, tapi juga karena aku tak bisa
membiarkan mereka pergi. Wol mengatakan itu bukan salah Hwon. Mereka
semua tahu betapa sulitnya mencoba melindungi mereka dari bahaya. Jangan
menyalahkan diri anda sendiri. Hwon meminta Wol menggunakan kekuatan
psikisnya untuk mengetahui kapan kebenaran akan terungkap. Wol
mengatakan ia akan melakukannya. Hwon minta Wol menjawab kali ini dengan
pikirannya sendiri bukan sebagai shaman. Akankan kebenaran yang ia cari
akan terungkap. Wol mengatakan itu akan terungkap. Hwon menanyakan
bagaimana Wol bisa begitu yakin. Wol : aku percaya kau bisa. Wol membuat
suatu perumpamaan. Hwon mengucapkan terima kasih. Hwon mengatakan sudah
lama ia tak menerima kehangatan seperti itu.

Menteri
Yoon dan Hwon bertemu. Mereka membahas mengenai malam penyempurnaan
dimana Hwon tetap menolak. Yoon tetap memaksa dan ia mengungkit masalah
Jimat. Yoon mengatakan jika jimatnya tak bekerja lagi bukankah
seharusnya mereka perlu memberinya hukuman, Yoon juga mengatakan jimat
itu perlu membayar dengan hidupnya. Yoon mulai mengancam Hwon dengan
mengatakan jika jimat yang ada disisi Hwon tidak memberi dampak positif,
maka itu mencurigakan, jika kesehatan Hwon tak membaik, bukankah jimat
itu harus dihukum.

Flashback
ke percakapan Bo Kyung dan Ayahnya. Bo Kyung : kita akan menggunakan
gadis itu. Jika raja mencoba menghindari malam penyempurnaan lagi dengan
alasan ksehatan, maka berarti jimat tak melkaukan pekerjaannya dengan
baik, sehingga ia perlu di hukum. Yoon : Bagaimana jika raja setuju
dengan malam penyempurnaan? Bo Kyung: kita akan menendang jimat itu
keluar. Dia tetap hidup atau mati, tak ada yang berbeda. Kehidupan gadis
itu ada ditangan kita. Yoon senang putrinya berbicara seperti itu. Ia
bertanya lagi bagaimana jika jimat itu tetap ditempatkan disisinya (Hwon
memutuskan untuk membiarkan jimat itu di Seungsucheong). Bo Kyung :
ayah harus mempengaruhi mentri lain dan bertindak. Katakan bagaimana
seorang raja menyimpan jimat diistana dlsb. Waktu kembali dan Yoon
berhadapan dengan Hwon. (Ckckckckc, Bo Kyung mulai mengerikan, ia
tersenyum sinis dan mulai mengerikan, Ia mulai menunjukkan bahwa ia
punya kekuasaan besar).

Shaman
yang sedang dilatih sedang bersih-bersih. Wol tersenyum mengingat
percakapannya dengan Hwn semalam. Seorang gadis berkata kalau malam
nanti adalah malam penyempurnaan Ratu dan Raja sehingga semua shaman
akan berkumpul dan berdoa agar semuanya lancar. Wol yang mendengarnya
terlihat terkejut dan sedih.

Hyung
Sun mengatakan pada Hwon kalau Hwon harus pergi setidaknya sekali.
Hyung Sun : kau harus melakukannya demi mendapatkan ahli waris dan
membuat segalanya aman. Hwon memegang kepalanya dan meminta Hyung Sun
berhenti. Hyung Sun terus berbicara dan membuat hwon kesal, ia berteriak
:Mengapa kau melakukan ini?! Hyung Sun : lebih dari itu, sebelum anak
itu ditemukan, kau harus, jika kau terus begini anak itu akan ada dalam
bahaya. Aku khawatir kau akan kesakitan lagi. Kau akan menyalahkan diri
sendiri lagi karena tak mampu melindunginya. Hwon mengatakan jangan
biarkan jimat datang malam ini. AKu tak ingin dia datang untuk mengawasi
ruang kosong.
(HWon akan melakuaknnya mski ia tak ingin, itu untuk
melindungi Wol. omo!!! AKu juga bingung harus gimana, bukan hanya hwon
yang bingung, hahahha).

Hwon
sedang mempersiapkan diri / tepatnya dipersiapkan dan mengambil obat
untuk malam penyempurnaan. ia mendapat beberapa akupunktur dikakinya.

Bo Kyung juga sedang dirias dengan make up dan rambutnya.


Hwon
sedang berjalan menuju kamar dimana Bo Kyung menunggu. Ia seperti
berjalan menuju kematian. Bo Kyung minum sesuatu. seorang dayang yang
memegang ayam mengatakan kalau raja sudah tiba. Hwon melihat Bo Kyung
duduk di sana. (Ayamnya untuk apa ya?).

Wol
ada di luar. Ia ingat bagaimana Shaman Jang memerintahkannya untuk
tidak pergi ke kamar Hwon. Yang Myung ada disana dan bertanya apa yang
sedang difikirkan Wol sehingga ia tampak sedih. Wol bertanya mengapa
Myung datang lagi. Myung tak menjawab dan bertanya apakah Wol berwajah
begitu karena Wol mendengar malam penyempurnaan raja. Wol meminta Myung
untuk pergi. Myung mengatakan bagaimanapun Hwon adalah raja negeri ini
dan memerlukan ahli waris demi negara. Wol mengatakan ia tahu itu. Myung
mengatakan wol akan terluka jika ia menyukai raja. Wol mengatakan ia
juga tahu itu. Myung melihat Wol menangis dan bertanya mengapa Wol
menangis. Ia seolah-olah menanyakan bagaimana dengan diriku?

Bo
Kyung menawarkan untuk membantu Hwon melepas topinya. dan berikutnya
sabuk. Hwon : Kau pasti senang mendapatkan apa yang kau inginkan. Bo
Kyung : Bagaimana bisa ini yang aku inginkan. Bo Kyung mengatakan ini
keinginan semua orang,


Myung
: Tidak bisakah itu aku? Wol meminta Myung untuk kembali. Myung :
Maukah kau pergi denganku? AKu adalah pangeran dan aku bisa membuang
semuanya dan aku siap untuk pergi. Jika kau tak ingin hisup sebagai
seorang shaman. Jika kau inginlari dari sini, jika kau ingin
melakukannya. Akankah kau melarikan diri denganku?


Bo
Kyung : Apapun yang kau lakuakn, aku adalah wanitamu. Tiba-tiba Hwon
menarik Bo Kyung kedalam pelukannya dan berkata "Jika kau tak bisa
mendapatkan hatiku, Kau ingin menjadi seperti ini pada akhirnya. Baik.
Untuk Ratu, Aku akan membuka pakaianku untukmu". Hwon akan mencium Bo
Kyung!



END...
source: http://myls-koreanlover.blogspot.com
0 komentar:
Post a Comment