Epiosde 3 : The Watercolor Twilight Dust was Ending....

In
Ha memainkan lagu ciptaannya berjudul Love Rain, menceritakan kisah
pertemuannya dan bagaimana perasaannya pada Yoon Hee. Yoon Hee, Dong
Wook, Hye Jung, Chang Mo dan In Suk mendengarkan. Yoon Hee terlihat tak
enak karena sepertinya ia tahu lagu itu diciptakan untuknya.


Setelah
selesai menyanyi, In Ha dipuji oleh semuanya. Terutama In Suk yang
mengatakan kalau lagu itu sangat romantis, apalagi pada kata 'Please to
my umbrella in'. Dong Wook bertanya untuk siapa kira-kira In Ha
menciptakan lagu itu. In Ha menunduk malu. Yang lain bertanya siapa?
Untuk siapa? Yoon Hee menunduk. Dong Wook berkata : Jangan bilang itu
untuk gadis 3 detikmu? Yang lain bertanya, 3 detik? Dong Wook berkata
bukankah hal penting yang ingin kau katakan adalah tentang gadis tiga
detikmu? Yoon Hee terkejut dan memandang In Ha.

In
Ha menunduk lalu mengatakan : Aku akan menceritakannya. Aku.... akan
mengikuti wajib militer. Yoon Hee terkejut memandang In Ha. Yang lain
juga. Chang Mo terkejut juga dan berkata : Seo In Ha! dengan panik. In
Ha berkata aku hanya akan melakukan ini (menyanyi) sampai show kita, dan
aku akan absen untuk sementara waktu.
Yoon Hee tak bisa menyembunyikan wajah terkejutnya.

Yoon
Hee sedang berjalan menuju sebuah pondok dan ia mendengar suara Hye
Jung yang bertanya pada In Ha mengapa In Ha memutuskan untuk pergi.
Chang Mo berkata agar Hye Jung mendengarkan In Ha. Hye Jung berkata ini
berlebihan. Hye Jung sepertinya tak terima dengan keputusan In Ha untuk
wajib militer. Yoon Hee yang mendengar percakapan dari luar merasa sedih
dan ia tak jadi menemui mereka.


Yoon
Hee berjalan disekitar aliran sungai. Ada semacam jembatan kecil yang
cantik dan ia berjalan disana. In Ha juga berjalan didekat situ dan
melihat Yoon Hee dari jauh.
In Ha :
Perhaps the reason memories of youth is always in watercolor, is
because it ends before it can be put in more vivid colors.

Yoon
Hee berdiri merenung memandang air sungai. In Ha datang menghampirinya.
Yoon Hee sedikit terkejut melihat In Ha menghampirinya dan ia bertanya
apakah In Ha benar-benar akan pergi. In Ha membenarkan. Yoon Hee
bertanya apakah itu karena dirinya? Karena ia dan Dong Wook? In Ha
dengan cepat menjawab bukan. In Ha : Ini Bukan karenamu dan bukan juga
karena Dong Wook. Hanya saja aku ingin pergi. Semuanya terasa sulit
bagiku.
Yoon Hee menunduk sedih. In Ha mengatakan ia ingin Yoon Hee
mendengar apa yang akan ia katakan. Bahwa apa yang ia katakan semuanya
adalaah kebohongan. Yoon Hee menatap In Ha. In Ha mencoba menjelaskan.


In
Ha : Lukisanku, Bukan hanya sebuah kebetulan kau menjadi pemandanganku
(my scenery). Tapi sejak hari itu, kau adalah pemandanganku.
Yoon Hee
terkejut mendengar pernyataan In Ha. In Ha seolah-olah mengingat saat
ia perama kali betemu Yoon Hee dan berkata : Sejak pertama kali aku
bertemu denganmu, scenery-ku adalah dirimu. Itu sungguh pemandangan yang
indah. Itu selalu menggetarkan hatiku.

Yoon
Hee seperti akan menangis mendengar hal itu. In Ha berterima kasih dan
minta maaf karena sudah menjadi pengecut. Yoon Hee berkata itu sudah
terlambat. Yoon Hee : Kau harusnya mengatakan hal itu sedikit lebih
cepat. Yoon Hee benar-benar terlihat sedih dan menangis. In Ha juga
menatapnya dengan sedih. Tapi ia kemudian sedikit tersenyum dan berkata
maaf, aku terlambat.
“Aku
tak mengatakan padanya seberapa besar aku menyukainya, dan betapa
hancurnya hatiku meninggalkannya. Warna senja yang berdebu adalah
akhirnya...”
In
Ha datang ke cafe biasanya di mana Dong Wook menjadi pembawa acara. In
Ha menemui Chang Mo yang sudah menunggunya. Sementara itu Dong Wook yang
terlihat kesal pada In Ha mengatakan kalau ia akan memutar lagu
terakhir bagi seseorang yang akan pergi wajib militer. Chang Mo berkata
kalau ia pikir Dong Wook marah pada In Ha. In Ha melihat Dong Wook, tapi
Dong Wook cuek.

Tiga
sahabat itu sedang bersama dan Dong Wook terkejut karena besok In Ha
akan pulang kampung (hehehhe^^) ke ChungCheon. In Ha berkata ia
mengatakan pada orang tuanya kalau ia akan wajib militer jadi orang
tuanya ingin ia pulang. Chang Mo terkejut dan bertanya bagaimana dengan
radio show? In Ha mengatakan sesuatu yang membuat Dong Wook marah dan
berkata bagaimana kau tak mengatakan itu pada kami? Ia kesal dan pergi
meninggalkan In Ha dan Chang Mo. In Ha berkata pada Chang Mo, tidak
apa-apa, Dong Wook akan baik-baik saja.

In Ha beres-beres di kamarnya. Ia kemudian mencari diary Yoon Hee.
“The Scenery of Love is Always beautiful”. Itu adalah salah satu isi diary Yoon Hee.

Lalu scene beralih kepada Yoon Hee yang sedang berada diperpustakaan, mengingat saat In Ha menyanyikan lagu Love Rain.
“Tapi...
Hanya karena cinta itu indah, bukan berarti cinta akan selalu bahagia.
Cinta, punya dua wajah yang berbeda, kesedihan dan kebahagiaan”.


Yoon
Hee keluar dari perpustakaan dan ia terkejut karena tenyata Dong Wook
menunggunya. Yoon Hee bertnaya mengapa Dong Wook menunggunya. Dong Wook
menjawab apa maksudmu, bukankah kita pacaran? Kau adalah pacarmu, sudah
seharusnya aku menunggumu bukan?
Mereka lalu berjalan dan Dong Wook
membicarakan In Ha, tapi Yoon Hee sepertinya tak ingin membicarakan In
Ha, makanya ia mengalih pembicaraan dengan menanyakan apakah Dong Wook
sudah makan. Dong Wook sedikit terkejut dan berkata bagaimana kalau
mereka pergi Kencan. Yoon Hee kali ini yang terkejut. Dong Wook berkata
mereka belum pernah kencan, jadi ia mengajak Yoon Hee kencan besok. Dong
Wook berkata ia akan merasa sedih besok. Dan minta Yoon Hee membuatnya
gembira besok. Yoon Hee mengangguk tanda setuju.

In
Ha sedang berjalan di jalanan lalu perhatiannya tertarik pada jam
tangan yang di pajang di estalase toko. Ia ingat Yoon Hee mengatakan
bahwa ia selalu memakai jam tangan milik ibunya dan ia baru saja
kehilangannya beberapa waktu yang lalu.

In
Ha distudio lukisnya. Ia menyimpan semua lukisan wajah Yoon Hee dalam
lokernya. Ia mengambil diary Yoon Hee dan memasukkannya ke dalam
lokernya. Temannya bertanya apa In Ha membereskan barang-barangnya? In
Ha mengatakan ia akan masuk wajib militer, jadi ia membereskannya.


Yoon
Hee mengantarkan sesuatu ke seseorang (siapa ya? Petugas kali ya?).
Lalu wanita itu berkata ada seseorang yang menitipkan sesuatu untuk Yoon
Hee. Yoon Hee terkejut. Ia membuka kado itu. Sebuah Jam Tangan. Yoon
Hee berfikir sejenak, dan ia membaca pesan yang ditinggalkan pengirim.
“Aku akan selalu mendoakan kebahagiaanmu dimana pun kau berada – Seo In Ha-“

Yoon
Hee masih memegang hadiah dari In Ha saat ia berjalan di koridor dan
bertemu dengan In Suk dan Hye Jung yang sedang membicarakan In Ha.
Mereka masih bingung dengan keputusan In Ha dan berkata apa In Ha
dibuang oleh seseorang. Yoon Hee bertanya ada apa. In Suk berkata In Ha
pulang ke kampung halamannya, ia berangkat pagi itu dan akan kembali ke
kampus setelah wajib militer. Hye Jung dengan curiga berkata sesuatu
pasti terjadi. In Suk juga berkata ia berfikir begitu. Yoon Hee terlihat
tak tenang. In Suk mengkhawatirkan Radio Show, jika itu dibatalkan maka
Chang Mo tak bisa debut. Dan bahkan In Suk sudah memikirkan tentang
pernikahan mereka^^. Hye Jung marah pada In Suk yang tak serius

Yoon
Hee dikelas merasa resah dan memandangi jam tangan pemberian In Ha. Ia
memikirkan sesuatu dan memutuskan untuk meninggalkan kelas. Hye Jung Dan
In Suk heran melihat Yoon Hee pergi.

Yoon Hee berlari di koridor dan melihat sesuatu di papan pengumumna. Ia bergumam : ChungCheon.
In
Ha keluar dari stasiun kereta dan berdiri menatap sebuah poster. Movie
Love Story tayang di ChungCheon! In Ha tersenyum dan ingat janjinya akan
mengajak Yoon Hee nonton movie itu jika diputar lagi di suatu tempat.

Pelajaran
di kelas Hye Jung dan In Suk berakhir. Saat Hye Jung akan pergi, ia
melihat sesuatu di lantai. Wih, itu kartu dari In Ha untuk Yoon Hee
tadi. Hye Jung membacanya dan ingat Yoon Hee memegang hadiah tadi. Ia
yakin itu untuk Yoon Hee. Hye Jung tersenyum sinis. In Suk merebut kartu
itu dan membacanya.


Hye
Jung berjalan dengan kesal diikuti In Suk yang bertanya untuk apa In Ha
mengirim surat pada Yoon Hee. Saat mereka berjalan Chang Mo datang dan
bertanya apa kalian dalam keadaan Bad Mood karena In Ha. Hye Jung
menatap Chang Mo tajam. Chang Mo terkejut dan berkata kalian benar-benar
bad mood. Ia menatap In Suk dan bertanya kenapa Hye Jung. Hye Jung
marah : Pembohong! Kau tahu semuanya! Chang Mo heran dan bertanya ada
apa? Hye Jung pergi. In Suk juga bertanya mengapa kau lakukan itu? In
menyusul Hye Jung meninggalkan Chang Mo yang masih bingung. Tapi
kemudian wajahnya menunjukkan ia tahu apa yang mereka maksud.


Chang
Mo dengan cepat masuk ke studio dan menghalangi Hye Jung dan In Suk
yang akan membuka loker In Ha. Hye Jung marah dan menyuruh Chang Mo
menyingkir. Chang Mo memohon agar Hye Jung tak melakukannya. Tapi Hye
Jung tetap meyuruhnya menyingkir. In Suk mendorong Chang Mo. Hye Jung
membuka loker In Ha dan terkejut melihat lukisan Yoon Hee. Ia membuka
satu persatu. Ia lalu melihat diary milik Yoon Hee.

Yoon
Hee dalam perjalanan mencari In Ha. Ia berkeliling ke suatu tempat yang
indaaaahhh (omo!!! Yeopputa~!). Ia bertanya pada seseorang yang melukis
dan pria itu mengatakan In Ha baru saja pergi.

Dong
Wook membawa bunga kesukaan Yoon Hee dan masuk ke cafe. Hye Jung, In
Suk dan Chang Mo sudah menunggu di sana. Dong Wook bertanya di mana Yoon
Hee. Hye Jung dengan ketus menjawab mereka juga sedang menunggunya.
Dong Wook berkata ini adalah kencan pertamanya dengan Yoon Hee, tak
bisakah mereka meninggalkannya berdua. Chang Mo menarik nafas. Dong Wook
heran dan bertanya ada apa dengan kalian.

Yoon
Hee pada akhirnya tak bisa bertemu In Ha. Ia berjalan dengan lesu. Ia
lalu melihat poster Love Story yang akan tayang malam itu. Yoon Hee
tersenyum melihatnya. Lalu hujan turun. Ia berlindung didekat bioskop
itu.


Lalu para penonton yang sudah selesai menonton keluar dan berkerumun
disana karena masih hujan. Dan In Ha ada diantara mereka. In Ha dan Yoon
Hee saling menyadari keberadaan masing-masing. Lalu seolah-olah tinggal
mereka berdua disana. Hehehhe^^
Mereka saling menatap dengan heran.
In Ha masih terkkejut dan bertanya mengapa Yoon Hee ada disana. Yoon Hee
menjawab bahwa ia ingin melihat In Ha. Yoon Hee berkata ia fikir ia tak
akan bisa melihat In Ha lagi, makanya ia datang hari ini. In Ha tak
bisa berkata apa-apa mendengar itu dan melihat wajah sedih Yoon Hee.
Tapi kemudian ia menunjukkan wajah bahagia.
(weleh, kok aku jadi senyum-senyum ndiri ya? Hahhaha^^).

In
Ha dan Yoon Hee AKHIRNYA bisa menonton Movie Love Story bersama. Yoon
Hee sangat menikmati film itu. In Ha sesekali menatapnya. Saat kata-kata
Love Never say sorry, Yoon Hee tersenyum. Yoon Hee menangis saat
melihat adegan sedih movie itu. In Ha mengulurkan tangannya untuk
menggenggam tangan Yoon Hee saat itu, tapi ia mengurungkan niatnya.

Malamnya
mereka berlari menuju stasiun kereta. Kaki Yoon Hee tersandung jadi ia
berhenti sebentar, In Ha menggenggam tangan Yoon Hee dan mengajaknya
segera berlari. Mereka terlambat ke stasiun kereta dan kereta ke seoul
sudah berangkat semuanya. Mereka masih bergenggaman tangan tapi akhirnya
Yoon Hee sadar. Ia mencoba melepaskan tangannya dari In Ha, tapi In Ha
malah semakin menggenggamnya. Yoon Hee terkejut. In Ha diam dan
menguatkan hatinya, ia mencoba bersikap biasa dan bertanya apa yang
harus mereka lakukan (krn keretanya sudah berangkat). Yoon Hee
tersenyum.
Wedew, mereka masih bergenggaman tangan dan duduk dibangku
stasiun. Lalu mereka sama-sama bertanya : Apa yang akan kita lakukan?
Mereka berdua tertawa setelahnya.

Tiba-tiba
seorang ajumma datang dan berkata : Menghabiskan malam. Ia
mempromosikan tempat menginapnya. Ia menggoda In Ha agar mau menginap.
Tapi In Ha berkata mereka tak apa-apa. In Ha melepaskan tangan Yoon Hee.
Ia berdiri dan berkata hubungannya dan Yoon Hee tak seperti itu. Tapi
ajumma itu memandang In Ha dengan tatapan mencurigakan atau mungkin
kesal. In Ha berkata pada Yoon Hee ia akan mengecek jadwal kereta dulu.

Sepeninggal
In Ha, ajumma mendekati Yoon Hee dan berkata Nona, kenapa kau tak
mengatakan padanya, kalau disini dingin dan kau butuh tempat yang
hangat. Yoon Hee hanya menunduk dan terlihat tak enak. Ia berkata ia
baik-baik saja. Ajumma itu masih menggoda dan berkata aku pikir pria itu
juga ingin menghabiskan malam. Yoon Hee menatap ajumma itu.
In Ha
kemudian datang dan mengusir ajumma itu. Ia berkata mereka akan ke seoul
dengan kereta malam. Ajumma itu pergi. Yoon Hee bertanya apa ada kereta
malam? In Ha berkata ada, kereta malam ke laut timur. In Ha bertanya
apa Yoon Hee ingin ke pantai? Yoon Hee tersenyum dan mengangguk.

Beberapa pria berlari menuju stasiun kereta. Ppria pelukis tadi, Yang ditanyai Yoon Hee. Ia melihat In Ha bersama Yoon Hee.
In
Ha bersama Yoon Hee menunggu kereta malam. In Ha lagi-lagi ingin
mencoba menggenggam tangan Yoon Hee, tapi ia tak mampu. Hahahhah (aku
jadi deg degan ndiri liat kelakuan In Ha^^).

Dan
Tanpa Yoon Hee sadari, ia melupakan janji kencannya dengan Dong Wook.
Poor Dong Wook masih menunggu Yoon Hee di dekat rumah Yoon Hee. Dong
Wook ingat Chang Mo mengatakan Yoon Hee pergi kesuatu tempat, ia
meninggalkan kelas saat pelajaran.

Chang
Mo mencoba menelpon rumah In Ha di telpon umum. Hye Jung mengawasinya.
Chang Mo bertanya pada ibu In Ha apa In Ha sudah pulang. Sepertinya Ibu
In Ha menjawab kalau In Ha sudah kembali ke seoul. Chang Mo langsung
berbohong dan mengatakan In Ha tidur di kamarnya, ia menelpon hanya
untuk mengucapkan salam. Hye Jung bertanya, ia belum kembali? Chang Mo
mengisyaratkan menyuruhnya diam. Chang Mo menutup Telpon. Hye Jung
bertanya lagi apa In Ha belum kembali. Chang Mo berakting meyakinkan
mengatakan In Ha belum kembali, hal biasa yang dilakukan In Ha kalau dia
sedang sibuk membuat sketsa. Changa Mo juga berkata kalau ia mungkin
sudah kembali ke seoul, dan tidur di kamarnya. Ia kemudian meninggalkan
Hye Jung.

Chang
Mo mengelus dada-nya saat meninggalkan Hye Jung, yang artinya ia aman
dari introgasi Hye Jung. Tapi Hye Jung mengikutinya. Chang Mo heran dan
bertanya apa Hye Jung tak akan pulang ke rumahnya. Hye Jung menyuruh
Chang Mo jalan. Chang Mo bertanya kemana? Hye Jung : Ke asramamu. Aku
akan mengeceknya. Chang Mo merasa kesal. Hahhhaha

Hye
Jung dan Chang Mo tiba di asrama In Ha dan Chang Mo. Dikamar, lampu
tidak dinyalakan. Chang Mo menyuruh Hye Jung pelan, karena In Ha pasti
sudah tidur. Chang Mo menyalakan lampu dan In Ha tak ada disana. Chang
Mo berkata mungkin In Ha menginap dalam perjalanannya. Tapi Hye Jung
berfikir lain, ia berfikir Yoon Hee dan In Ha pasti bersama.
Chang Mo
berkata itu tak mungkin. Bagaimana bisa mereka berdua, lalu ia dan Hye
Jung. Tiba-tiba pembicaraan Chang Mo berubah. Ia mulai malu dan berkata
bagaimana bisa kita menghabiskan malam bersama dll. Tapi kata-katanya
terhenti saat melihat air mata Hye Jung. Hye Jung berkata mereka pasti
bersama. Ia menangis dan terjatuh lemah.
“aku tahu aku membuat semua orang menderita. Tapi aku sangat bahagia, hingga aku tak bisa menghentikan diriku.”
In
Ha dan Yoon Hee dalam kereta menuju laut timur. Didepan mereka ada ibu
membawa balita. In Ha mengajak bayi itu bercanda. Yoon Hee juga. Mereka
membuat suara lucu hingga membuat bayi itu tertawa.

Yoon
Hee dan In Ha menikmati perjalanan mereka. In Ha menulis di kaca
jendela kereta, Yoon Hee meniupnya hingga tulisannya terlihat.
Tulisannya : Apa kau bahagia? (Kalau nggak salah^^). Yoon Hee membuat
tanda seru di akhir kalimat itu pertanda ia bahagia.

Penjual
makanan dikereta lewat. In Ha bertanya pada Yoon Hee apa Yoon Hee
lapar. Yoon Hee menjawab ia baik-baik saja. Tapi kemudian perutnya
berbunyi. Yoon Hee tertawa dan berkata ia sedikit lapar. Mereka makan
telur rebus^^. In Ha dan Yoon Hee mengupas telur ayam. In Ha berniat
memberikannya pada Yoon Hee, Yoon Hee juga. Jadi mereka saling tukar. Ya
ampun pasangan ini!!! Kaku banged, bahkan saat makan pun malu-malu
kucing, hehehhe^^.

Saat
Yoon Hee tidur, In Ha membuat sketsa wajah Yoon Hee. Yoon Hee tertidur
nyenyak hingga kepalanya hampir menabrak kaca. Tapi In Ha segera
meletakkan tangannya di kepala Yoon Hee dan menahannya.

Hari
hujan saat kereta tiba di laut timur. Yoon Hee bangun dan tersenyum
melihat laut. Ia membangunkan In Ha yang saat itu masih tertidur.


In
Ha dan Yoon Hee berjalan dilaut, saat hujan, mereka memakai payung
biru. (Laut Stairway To heaven^^). Mereka menikmati pemandangan laut,
deburan ombak dan hembusan angin. Saat angin berhembus cukup kencang,
Payung In Ha terbang. In Ha segera membuka jaketnya dan memberikannya
pada Yoon Hee.

Yoon
Hee berterima kasih. Dan lagi-lagi In Ha mencoba menggenggam tangan
Yoon Hee. Tapi tetap ia tak bisa melakukannya. Dan akhirnya Yoon Hee
menggenggam tangan In Ha duluan. In Ha sangat senang.

In
Ha dan Yoon Hee duduk di pasir pantai menikmati deburan ombak. Mereka
masih bergenggaman tangan. Yoon Hee bertanya apa In Ha sudah
menyelesaikan lagunya. In Ha mengatakan Ia ingin menyelesaikannya, tapi
sepertinya itu akan berakhir dengan sedih. Jadi aku tak
menyelesaikannya. Yoon Hee menanyakan apa In Ha ingin menyelesaikannya
bersama? In Ha tersenyum. Yoon Hee menyuruh In Ha menyanyikan lagu itu
lagi.

“On
the raining evening, I saw You. For A Long time I wanted for you. You
had no umbrella, so I asked to you, Come to my umbrella.
Lalalalalala....” In Ha lalu memikirkan kelanjutan liriknya. Yoon Hee
mencoba melanjutkan : Lalalla.... I can hear the raindrops falling.
Lalallala, I can hear my heart falling for You.
In Ha tersenyum dan melanjutkan lirik lagu itu.


Omo ya... In Ha perlahan mendekati Yoon Hee dan mencium pipinya^^.
Yoon Hee dan In Ha masih disekitar pantai menikmati kebersamaan mereka.

Wew,
Hye Jung tidak bisa tidur semalaman. Ia merasa resah dengan In Ha dan
Yoon Hee. Hye Jung lalu berdiri dan segera keluar dari kamar In Ha dan
Chang Mo. Chang Mo yang tidur didekat pintu kaget dan bertanya ada apa
pada Hye Jung. Hye Jung tak mempedulikan Chang Mo, ia segera pergi.

Yoon Hee tertidur di bahu In Ha. In Ha menatap Yoon Hee dan berkata dalam hati.
“Aku
ingin tahu lebih banyak tentangmu. Bagaimana kau hidup, kenapa kau ada
disini, bagaimana perasaanmu sekarang. Seperti ayahmu yang merasa setiap
hari adalah musim semi, aku ingin bersamamu setiap hari. Aku ingin
bersamamu sepanjang hari seperti ini. Aku mencintaimu. Aku bahagia. Dan
tanpa tahu apapun, aku percaya bahwa kebahagiaan ini adalah selamanya."

Hye
Jung dan Chang Mo kembali datang ke studio lukis. Tapi In Ha tak ada.
Chang Mo kembali menenangkan Hye Jung dengan mengatakan sepertinya
mereka lupa kalau In Ha pasti kembali dengan kereta pagi. Ia menjelaskan
bagaimana perjalanan dari CeungChun pasti jauh dan bla bla bla.
Lalu
kelompok melukis In Ha tiba di studio dan bertanya apakah In Ha sudah
datang (Pria yang melihat In Ha dan Yoon Hee). Ia menjelaskan mereka
ketinggalan kereta dan harus menghabiskan malam disana. Chang Mo
menghela nafas, ia berkata pada Hye Jung, lihat, apa ku bilang. Mereka
bertanya dimana In Ha. Pria itu menjawab seseorang datang untuknya.
Chang Mo kaget. Hye Jung langsung bertnaya apakah yang datang seorang
gadis berambut panjang? Pria itu membenarkan, mereka menunggu kereta le
laut timur.

Hye
Jung dan Chang Mo berada di suatu tempat dekat kampus (aku nggak tahu
apa namanya, tapi seperti tempat menonton sesuatu^^). Chang Mo sibuk
bicara sendiri mengatakan betapa cerahnya cuaca hari itu. Ia bertanya
pada Hye Jung yang bersedih apa Hye Jung mendengar suara burung
berkicau? Hye Jung tak memperdulikan Chang Mo.

In
Suk datang dan memanggil mereka berdua. In Suk bertanya pada Chang Mo
apa yang terjadi. Suara In Suk serak. Ia berkata sesuatu tentang Dong
Wook dan mengatakan pada Chang Mo bahwa ia tak mengatakan apa yang
terjadi. Chang Mo berkata tentu kau tak boleh mengatakannya. Chang Mo
menghadap Hye Jung dan memohon agar Hye Jung tak mengatakan apapun
tentang apa yang terjadi pada Dong Wook. In Suk kembali berulah dan
bertanya mengenai In Ha dan Yoon Hee pada Chang Mo hingga membuat Chang
Mo marah. Tiba-tiba In Suk sadar kalau Chang Mo dan Hye Jung memakai
pakaian yang sama dengan hari kemarin. Tapi In Suk berpositif thinking
mengatakan mungkin kalian lupa ganti pakaian.

Dong
Wook lalu datang dan menyapa teman-temanya. Chang Mo mulai gugup. Chang
Mo bertanya ada apa. Dong Wook berkata In Ha menelponnya pagi ini dan
minta bertemu di cafe. Dong Wook mengira In Ha akan membicarakan masalah
keputusan In Ha yang akan pergi wajib militer. Yang laIn Hanya diam,
tahu kalau bukan itu yang akan dibicarakan In Ha. Dong Wook bertanya apa
mereka melihat Yoon Hee. In Suk spontan berdiri dan berkata : Yoon
Hee?! Chang Mo tahu kalau In Suk akan mengatakan sesuatu lalu ia
mengisyaratkan In Suk diam. In Suk berkata ia tak tahu apapun, jadi
jangan menatapnya. Dong Wook tak mengeti dan bertanya ada apa dengan In
Suk. Dong Wook bertanya pada Hye Jung apa Hye Jung melihat Yoon Hee.

Hye
Jung seolah ingin mengatakan dimana Yoon Hee, membuat Chang Mo dan In
Suk hampir jantungan. Tapi akhirnya ia mengatakan ia tak melihat Yoon
Hee. Dong Wook mengatakan Yoon Hee pasti punya alasan kenapa dia
menghilang. Hye Jung terlihat kesal. Chang Mo mencoba mencairkan suasana
dengan mengatakan kalau Dong Wook benar-benar cowok cool, bahkan lebih
cool darinya. Chang Mo tertawa, Hye Jung marah dan mengatakan apa ini
lucu?! Ia kesal dan meninggalkan mereka.

In
Ha dan Yoon Hee tiba di seoul. Saat berjalan, Yoon Hee pusing dan akan
jatuh, tapi In Ha membantunya. In Ha bertanya apa Yoon Hee baik-baik
saja. Yoon Hee mengatakan ia baik-baik saja. In Ha menaruh tangannya di
dahi Yoon Hee dan mengatakan kalau Yoon Hee demam. Ia kemudian mengajak
Yoon Hee kerumah sakit. Saat mereka menunggu bus, Yoon Hee bertanya apa
ia boleh ikut dengan In Ha bertemu Dong Wook. In Ha mengatakan ia ingin
mengatakannya pada Dong Wook pertama kali. Yoon Hee meminta In Ha
berjanji tidak menanggung semuanya sendiri. In Ha tersenyum dan ia juga
meminta Yoon Hee berjaanji padanya untuk pergi ke rumah sakit sekarang.
Yoon Hee mengiyakan dan menyuruh In Ha segera pergi, ia ingin melihat In
Ha pergi. Mereka lalu berpisah, tapi sebelumnya In Ha mengatakan kalau
ia akan kerumah Yoon Hee malam nanti.


In
Ha tiba di cafe dan menguatkan hatinya. Ia masuk. Dong Wook, Chang Mo,
In Suk, dan Hye Jung sudah menunggunya. Dong Wook masih mengira In Ha
akan membicarakan masalah wajib militer, jadi ia tenang-tenang saja. Ia
mengatakan bagaimana In Ha bisa memutuskan masuk wajib militer tanpa
mengatakan pada temannya. In Ha akan mengatakan hal yang sebenarnya tapi
Chang Mo menahan In Ha.
Tapi In Ha sudah memutuskan akan mengakuinya.
In Ha : Aku menyukai Yoon Hee. Sebenarnya, aku selalu menyukainya.
Dong Wook terkejut. Begitu juga yang lain.
In
Ha tetap melanjutkan meski Chang Mo melarangnya : Aku mencoba yang
terbaik, tapi aku tak bisa. Gadis 3 detik yang aku katakan padamu, itu
adalah Yoon Hee.

Chang
Mo hilang kesabaran dan memukul In Ha sampai jatuh. Chang Mo : Kau
brengsek. Bagaimana kau melakukan itu pada kami? Kami mencoba yang
terbaik untuk melindungimu, bagaimana kau bisa melakukan ini?!
In Ha
minta maaf, tapi ia tak akan menyerahkan Yoon Hee pada Dong Wook. Chang
Mo naik darah lagi dan akan memukil In Ha, untungnya In Suk
menghalanginya dan paman pemilik cafe melerai mereka. Hye Jung menangis.
Dong Wook masih syok hingga ia tak bisa berkata apa-apa.

Yoon Hee turun dari bis, ia menuju rumah sakit. Sepertinya ia sangat sakit. Ia pingsan di jalanan.


Dong
Wook cs masih di cafe. Mereka membicarakan In Ha, kenapa In Ha bisa
bersikap begitu pada mereka. Dong Wook hanya diam saja, ia masih syok.
Chang Mo membela In Ha dengan mengatakan In Ha sudah berusaha keras
untuk tidak menyukai Yoon Hee. Hye Jung tak percaya Chang Mo membela In
Ha. In Suk berkata pada Hye Jung kenapa Hye Jung selalau berteriak pada
Chang Mo. Chang Mo meminta In Suk diam. In Suk tak terima. Ia mengatakan
masalahnya ada pada Yoon Hee. Yoon Hee berakting dengan baik sekali.
Dia menyukai In Ha, tapi tetap kencan dengan Dong Wook disaat yang sama.
Chang Mo membela Yoon Hee dengan mengatakan kita tak tahu perasaanya.
Hye Jung marah dan berkata Yoon Hee ke chuncheon saat ia kencan dengan
Dong Wook. Dong Wook yang sejak tadi diam terkejut mengetahui Yoon Hee
menyusul In Ha. Hye Jung mengatakan semuanya. Dong Wook berkata cukup,
ia lalu meninggalkan mereka.

Yoon
Hee sadar dari pingsannya. Ia sudah berada di rumah sakit. Ia bertanya
pada perawat apa yang terjadi. Perawat tak menjawab dan mengatakan
dokter akan tiba. Yoon Hee berjalan pulang. Ia masih terlihat lemah.

Dong
Wook sedang menunggu Yoon Hee didekat rumahnya. Yoon Hee pulang dan
melihat Dong Wook disana. Dong Wook langsung bertanya apa itu benar.
Yoon Hee minta maaf. Dong Wook : bagaimana bisa kau melakukan ini
padaku? Yoon Hee : maaf sudah menyakitimu. In Ha tak melakukan hal yang
salah. In Ha hanya memikirkan dirimu. Aku harus mengatakan bahwa aku
menyukai In Ha sejak awal.
Dong Wook mengepalkan tangannya menyuruh
Yoon Hee berhenti. Dong Wook sedih dan mengatakan ia tak akan memaafkan
In Ha. Dong Wook lalu pergi dengan langkah gontai meninggalkan Yoon Hee
yang sedih.

In
Ha sedang membaca di kamarnya saat Chang Mo datang. In Ha memanggil
Chang Mo. Tapi Chang Mo cuek dan mengatakan ia tak ingin bicara pada In
Ha malam ini. Chang Mo mengambil futon miliknya dan tidur.


Yoon
Hee dikamarnya mengenang harinya dengan In Ha. Ia tersenyum. Seolah ia
merasakah sesuatu, ia mengambil jaketnya lalu berjalan keluar. In Ha
keluar kamar dan merenung diluar. Ia teringat janjinya pada Yoon Hee dan
segera berlari.

Di dekat rumah Yoon Hee, mereka saling menatap bahagia. In Ha berlari menuju Yoon Hee.
END...
Comment :

Omo!!! Ini benar-benar drama yang saaaaaaaaaaaaaangat lambat tapi Indah!
Aku
menyukai episode ini di bagian kebersamaan In Ha dan Yoon Hee. Tapi aku
merasa sedih pada Dong Wook yang tak tahu apapun. Hye Jung entah kenapa
hanya merasakan sedih sendirian, maksudnya, aku nggak mendapatkan
simpatinya, padahal dia menyukai in ha, tapi karena momennya bersama in
ha nggak ada, jadi aku kurang simpati.
In Suk menunjukkan perhatiannya pada Chang Mo kali ini. Ia marah pada Hye Jung yang selalu berteriak pada Chang Mo^^.

Dan
Episode ini, full warna. Indah sekali, aku bahkan meng-capture semua
hal yang aku rasa indah. Ya ampun, cara pengambilan gambar sutradara
Yoon memang keren.










Indahnya musim gugur^^. Aku selalu menanti drama yang seperti ini^^

Preview
Episode 4 : Yoon Hee sepertinya terkena penyakit serius, dan hanya Dong
Wook yang tahu. In Ha dan Yoon Hee terlihat tak akur. In Ha akhirnya
meninggalkan Yoon Hee yang akan menjalani perawatan, dan Dong Wook
menyuruhnya menunggu Yoon Hee.
Lalu, Jung Ha Na dan Seo Joon muncul^^

Kyaaaaaaaaaaaa!!!!
Jang Geun Suk keren!!!!
0 komentar:
Post a Comment