Episode
ini sungguh sangat menyedihkan. Kesedihan bukan lagi ada dipihak Yang
Myung maupun Yeon woo, tapi pada Hwon. Meski Yeon woo juga menangis
disampingnya. Putri Min Hwa hamil dan ia berniat memberitahukan kabar
gembira itu. Saat bertemu Hwon tangisnya pecah. Ia mengakui kalau ia
terlibat dalam pembunuhan itu. Saat Itu Min Hwa masih kecil, dan aku
fikir ia khilaf dan akan minta maaf dengan tulus. Sayangnya meski ia
menyesal tapi saat ia mengatakan jika ia bisa memutar waktu, ia akan
tetap memilih suaminya membuatku kecewa.
YA,
itu memang wajar karena ia sangat sangat mencintai suaminya. Tapi,
bukahnkah yang ia lakukan itu salah, mengorbankan orang lain demi
suaminya? Apa benar ia begitu mencintai Yeom, sehingga rela membunuh
adik suaminya? Itukah yang dinamakan cinta? Bukankah Yeom juga menangisi
adiknya dan sedih atas kepergian adiknya? Tidakkah Min Hwa berfikir
Yeom begitu terluka?
Rating Episode 18 adalah 41%! akhirnya naik lagi^^
Episode 18 : Even if I were to go back to that time, I would choose my husband

Setelah
selelsai berjalan-jalan Hwon dan Yeon Woo berbaring di kamar yang sama.
Hwon masih menyembunyikan Yeon Woo di kamarnya. Hwon : Bukankah
menyenangkan kita berbaring bersama. Yeon Woo berkata ya. Hwon berkata
pada Hyung Sun : Jangan berfikir terlalu banyak. Hyung Sun ada disana
diantara mereka. Hyung Sun menutup matanya dan tak bisa melihat apa-apa.
Hyung Sun : Apa yang kalian bicarakan? Hwon : Kau pikir aku akan.....
sebelum hari pernikahanku, kau tak percaya padaku? Hyung Sun mengatakan
kalau ia mempercayai Hwon. Hwon berkata tapi bagaimana ia bisa tidur
jika seperti itu. Hyung Sun melepas penutup matanya dan bertanya : Kau
akan berjanji padaku? Hwon : Janji? janji apa? Hwon : Kau harus
bersumpah kau tak akan meletakkan jarimu di tubuh nona. Hwon berteriak
Hyung Sun sudah melewati batas.

Yeon
woo berbicara pada Hyung Sun : Ketika aku berfikir aku sudah lama tak
melihat raja sejak 8 tahun lalu, bahkan jika aku melihatnya tiap malam
itu tak akan cukup. Yeon woo memaohon agar Hyung Sun membiarkannya
melihat Hwon dalam gelap sebanyak yang dia inginkan. Hyung Sun
mengatakan sesuatu tentang permintaan anak gadis pada ayahnya dan Yeon
Woo bisa melihat dan menyimpan Hwon dalam hatinya sebanyak yang ia
inginkan. Hyung Sun lalu menghormat dan meninggalkan mereka berdua.


Hwon
mengatakan kalau Hyung Sun sudah hampir 20 tahun melayani raja tapi
malah lebih mendengarkan kata-kata Yeon Woo. Hwon : Meski aku tak suka
Hyung Sun, jangan khawatir, aku tak akan meletakkan jariku di tubuhmu.
Yeon Woo : Kau sungguh berniat begitu? Hwon mulai mengatakan dia tak
pernah melakukannya samapi Yeon Woo menggenggam tangannya. Yeon Woo :
jika Aku berani memegang tanganmu, kau akan mengusirku keluar. Hwon
berkata tidak akan. Yeon Woo bertanya apakah Hwon akan memberitahunya.
Hwon bilang tidak. Yeon Woo berkata Hwon tak akan meletakkan jarinya di
tubuh Yeon Woo, maka ia yang akan melakukannya.

Mereka berpegangan tangan dan saling menatap. Mereka tersenyum dan menutup mata.

Bo
Kyung bertemu dayangnya. Bo Kyung : Apa maksudmu gadis mata-mata itu
menghilang? Dayang berkata sepertinya Hwon sudah tahu dan memindahkannya
ke gedung lain dan ia tak bisa menemukannya. Dayang berkata Hwon juga
mengganti semua dayangnya dengan yang baru. Bo Kyung : Ia pasti
menyembunyikan sesuatu disana. Apa yang disembunyikan raja disana?
(Hehhehhehe Yeon Woo lho, ratu Bo Kyung, The Real Queen).

Min
Hwa berlari dan Ibu Yeom mengatakan Min hwa tak boleh berlari. Min Hwa
berkata maaf, ia hanya ingin bergegas memberitahu ibunya kabar baik. Ibu
berkata : Aku juga bahagia, tapi ini adalah waktu dimana kau harus
lebih berhati-hati. Itu juga yang dikatakan tabib. Min Hwa berjanji
untuk hati-hati dan berjalan perlahan (OMG! Min Hwa hamil!!!! T_T).

Mereka
berpapasan dengan Hong. Hong mengatakan Hello dan bertanya apakah Min
Hwa baik-baik saja. Min hwa bertanya siapa Hong. Hong memperkenalkan
dirinya. MIn Hwa berkomentar tentang pakaian Hong dan mengatakan agar
hong menjaga raja dengan baik. Hong mengatakan aia akan melakukannya.
Hong menatap min hwa saat ia berjalan pergi dan ingat percakapannya
dengan Hwon.

Hwon
bertanya apakah hong melakuakan apa yang ia minta. Hong melapor kalau
ia melakukannya tapi orang yang Hwon inginkan sulit untuk menemuinya dan
ia tak mendengar sesuatu yang berguna. Tapi sebelum mantan raja
menghentikan penyelidikan puteri mahkota, ia bertemu dengan SooKyungJae
(SKJ). Hwon bertanya mengapa orang itu ada hubungannya dengan sang
putri. Hong berkata sangat mencurigakan dan mengganggu Hong karena
mantan raja sangat menyayangi putri.

Yeon
Woo mendengarkan juga, ditempat lain. Hwon meminta Hong mengatakan apa
yang mengganggunya. Hong mengatakan bagaimana mantan raja banyak bertemu
dengan SKJ dan dipilihnya segera putrei mahkota baru. Hong berkata
Nenek juga sering bertemu SKJ. Hwon bertanya neneknya dan Hong menjawab
ya. Hong mengeluarkan catatannya dan memberikan mantera yang diinginkan
Hwon. Hwon berkata tak apa-apa karena ia sudah menemukannya dari shaman
seung Sucheong. Tapi Hong berubah pikiran dan menyuruh Hong melanjutkan
lagi. Hong mengatakan bagaimana mantera itu membutuhkan seseorang.
Seseorang yang masih perawan agar mantera itu menjadi lebih kuat.

Hwon
tiba-tiba ingat percakapannya dengan nenek dimana nenek mengatakannya
ia melakukannya demi Hwon dan orang yang dihargai oleh Hwon. Bagaimana
mantan raja juga menutupinya untuk alasan itu. lalu ia juga ingat Yeon
Woo mengatakan kalau raja pasti punya alasan menutupi hal itu. Hwon
mengulang apa yang dikatakan Hong. Hwon memberitahu Hong untuk pergi.
Hwon Shock. Ia mengatakan dalam kepalanya "mengapa sang putri, kenapa?".
(Hwon tahu keterlibatan puteri min hwa T_T).

Ibu
Yeom dan Min Hwa bertemu dengan ibu Hwon dan Min Hwa, dan menceritakan
padanya kalau Min hwa hamil. Ibu berkata mereka baru dari tabib dan
mengkonfirmasi kehamilan Min Hwa. Ibu suri senang mendengar hal itu. Ia
memuji puterinya dan mengatakan Min hwa melakukannya dengan baik. Min
hwa meminta izin untuk pergi. Ibu bertanya kenapa, apa min hwa merasa
tak baik. Min Hwa berkata bukan begitu, ia ingin segera memberitahu
suaminya kabar baik itu. Ibu berkata ibu suri pasti akan sedih karena
mIn hwa belum lama disana, dan harus tinggal lebih lama karena Min hwa
sudah lama tak mengunjungi ibunya. Tapi ibunya berkata biarkan Min hwa
pergi. Ibu berkata ia bisa berbicara dengan ibu Yeom. Min Hwa mengatakan
pada ibunya untuk melakukannya dan segera pergi. Ibu mengatakan pada
puterinya, meski Min hwa ingin segera memberitahukan suaminya, jangan
lupa memberitahukan Hwon juga. Min Hwa berkata ia akan melakukaknnya.

Hwon
ingat ia pernah berbicara pada ayahnya sebagai seorang ayah dan anak,
bukan raja dan putera mahkota. Ketika Raja berkata maaf untuk pangeran.
Hwon kecil bertanya untuk apa. Raja : Ayahmu tak bisa melindungi gadis
itu. Kau adalah seorang pangeran pintar dan suatu hari nanti kau akan
mengerti. Ingatlah apa yang aku akan beritahukan padamu. Hwon kecil
memberitahu ayahnya untuk mengatakannya. Raja : Ampuni orang yang ayah
coba untuk lindungi. Dan lindungi mereka. Hwon : Apa? Raja : bahkan jika
itu akan sulit, maafkan aku pertama. Hwon berkata maaf, ia tak mengerti
apa yang ayahnya bicarakan. Ayah mengatakan betapa sulitnya posisi
sebagai raja. Ada musuh disekitarmu, dan siapapun bisa jadi musuhmu. Ada
saat dimana kau melakukan hal yang tak ingin kau lakukan. Musuh juga
bisa dari anggota keluargamu sendiri. Bahkan kemudian kau harus
memaafkan mereka, anggota keluargamu. Hwon kecil bertanya siapa yang
harus ia maafkan dan harus ia lindungi?

Hwon
ingat bagaimana Min Hwa kecil menangis dan masuk kekamarnya dan
mengatakan ia membenci Hwon karena Hwon mengatakan hal jelek tentangnya
pada Yeom. Min Hwa memegang wajah Yeom dan berkata kalau ia tak bodoh
dan ia bisa membaca. Yeon Woo memanggilnya sehingga lamunannya buyar.
Hwon : Apakah kau tahu? Mengapa kau bersembunyi dariku saat ingatanmu
kembali? Hwon bangun dan pergi.

Hwon
pergi keruang utama dimana ia dan menteri biasa bertemu. Hwon ingat
saat ia berlutut didepan ayahnya dan ayah berteriak pada Hwon muda untuk
berdiri. Hwon berlutut untuk protes karena ayahnya membiarkan Min Hwa
menikah dengan Yeom, yang artinya Yeom akan kehilangan sayapnya untuk
berkarir. Hwon berkata ayahnya sudah memblokir jalan Yeom untuk berkarir
padahal Yeom baru saja memulainya, itu sama saja dengan membunuhnya
(Suami puteri tak boleh berkecimbung dalam bidang politik istana). Raja
berkata bagaimana Hwon bisa membandingkan menjadi suami putri dengan
sebuah kematian. Hwon kecil berjalan dan mengatakan sesuatu tentang ia
akan membuat ayah Yeom agar tak menyetujuinya dan agar Yeom tak menikahi
Min Hwa. Raja berkata agar Hwon kembali ke kediamannya. Tapi Hwon
bersikeras ia tak akan kembali samapi raja menarik keputusannya. Raja
berkata agar Hwon mengikuti perintahnya kalau tidak ia akan diseret.
Raja lalu memerintahkannya untuk mengikutinya.


Ketika
Hwon dan Raja tinggal berdua, Raja memanggil puteranya anak nakal. raja
bertanya apakah Hwon tahu apa yang ia lakukan. Hwon berkata ia
melakukannya hanya untuk melindungi Yeom. ayah berkata : melindungi?
berapa banyak orang yang terancam saat ini? ayah menunjukkan tindakan
Hwon didepan para menteri itu sudah membuat Yeom dan Ayahnya terancam.
ayah mengatakan sesuatu tentang tindakan Hwon yang salah dan maalah tak
akan melindungi siapapun. Raja berkata semakin Hwon mencoba melindungi
maka mereka akan semakin terluka. Semakin Hwon ingin mendapatkan apa
yang ia nginkan maka Hwon akan semakin kehilangan. raja berkata jika
Hwon ingin mendapatkan satu hal maka buanglan satu hal. Kau hanya bisa
melindungi sesuatu jika kau membuang sesuatu. Hwon : jadi apa yang raja
lindungi? apa yang kau dapatkan dan apa yang kau lepaskan? Raja berkata
dalam kepalanya : Aku kehilangan saudaramu, dan aku mendapatkanmu. Aku
kehilangan Yeom dan aku bisa melindungimu. Aku kehilangan puteri mahkota
dan aku melindungi Min Hwa adikmu. Hwon kecil berkata ia tak akan
melakukannya. Hwon berkata ia akan melindungi semuanya. Jika itu salah,
bahkan jika harus kehilangan semuanya, aku akan membuangnya. Kau akan
menjadi raja seperti itu. (Intinya ayah Hwon hanya mencoba melindungi
sesuatu dengan melepaskan sesuatu karena para Menteri benar-benar
terlihat lebih berkuasa dari raja. Ia ingin Hwon paham kalau ia
melakukannya untuk Hwon. Tapi Hwon masih terlalu muda untuk
memahaminya).


Hwon
kecil meninggalkan raja, Hwon lalu melihat padanya. Hwon kecil melotot
dan berteriak : Apakah kau lupa sumpahmu saat itu? apakah kau lupa
tujuan mu untuk memperbaiki hal yang salah? menempatkan orang di
posisinya, memberikan pada orang yang berhak. Sebagai raja itulah
jalanmu. apakah kau lupa itu?

Hwon melihat dirinya sendiri saat Hwon kecil meningglakan ruangan itu. Hwon berdiri dengan shock disana.

Min
Hwa bertanya pada dayang apakah Hwon tak mengatakan kemana ia
pergi.dayang berjata dia tak tahu kemana Hwon pergi. Hwon lalu muncul.
Min Hwa melihatnya dan berkata kalau Hwon terlihat sehat.

Min
hwa mengatakan ia mendengar dari ibu kalau Hwon sehat. Hwon memanggil
nama Min hwa. Hwon : Apakah kau begitu menginginkan Yeom? Min Hwa
bertanya apa. Hwon : Itu sebabnya kau melakukan hal yang kejam? Min Hw
abertanya apa maksud Hwon dengan perbuatan kejam.Hwon mengatakan adik
Yeom. Min Hwa mulai gugup dan berbohong : Apa? aku sama sekali tak
mengerti. Hwon bertanya mengapa Min hwa melakukan hal seperti itu,
mengapa Min Hwa terlibat dalam mantera untuk membunuh puteri mahkota.
Min Hwa menunduk dan minta Hwon merahasiakan dari suaminya. Min Hwa :
Tidak apa-apa jika kau menghukumku, tapi suamiku, tolong.... Hwon
mengatakan agar Min Hwa mengangkat wajahnya. Hwon menangis dan
mengatakan : Kau tahu apa yang kau lakukan? Min Hwa : Sama seperti
matamu, suara yang sama, kata-kata yang sama. Itu juga yang ayah
katakan.

Flashback
: Min Hwa kecil menangis dan memohon agar ayahnya menyelamatkannya.
Raja berteriak : Apa kau tahu apa yang kau lakuakn?! Min Hwa berkata
bagaimana ia tahu, ia benar-benar tak tahu apa yang akan terjadi. Nenek
berkata jika ia berdiri disana, ia akan bisa menikahi Yeom dan ia
benar-benar tak tahu Yeon Woo akan mati. raja berkata dan meminta Min
hwa mendengarkannya bahwa tak boleh ada yang tahu, samapi Min hwa mati
maka ia harus tutup mulut. (Well, Min Hwa memang tak tahu kalau
keberadaan dirinya disana akan membuat Yeon Woo mati. Tapi bukankah
shaman jang pernah berkata 'manteranya akan kuat kalau ada gadis perawan
yang berdoa juga untuk kematian Yeon Woo'. Bukankah artinya Min hwa
juga mendoakan kematian Yeon Woo? Jika begitu tak mungkin Min hwa nggak
tahu kalau nantinya Yeon Woo akan mati.)


Min
hwa mengatakan kalau saat itu ia berkata pada ayahnya kalau ia tak
tahu. Karena ia benar-benar tak tahu. Ia tahu kemudian saat Yeom
menangis. Aku menyadari apa yang aku lakukan saat aku melihatnya
menangisi adiknya. Hwon : kau melakukan kejahatan yang membuat ayah kita
dan ayah Yeom meninggal dan kepada Yeon Woo juga. bagaimana kau akan
membayar kejahatan ini?

Yeon
Woo juga mendengarnya diruangan sebelah dan menangis. Min Hwa : Bahkan
jika aku kembali ke waktu itu lagi, aku akan memilih suamiku. Bahkan
jika aku dihukum seribu kali, bahkan jika aku mati dan pergi ke neraka,
aku tidak akan menyesali keputusan itu. Hwon marah : Aku akan
menghukummu. Aku harus menghukummu dan yang lain. Min Hwa berkata ia
akan menerima hukuman tapi jangan menghukum bayi yang sedang ia kandung
dan juga suaminya. Hwon terkejut : Apa katamu?

Min
Hwa menangis dan tersenyum, ia berkata ia harus segera pergi karena
suaminya pastis edang menunggu. Min hwa memberi hormat dan meninggalkan
Hwon. (T_T,, bagaimana pun aku nggak suka dengan kata-kata Min Hwa
dimana ia tak menyesali keputusannya. Artinya ia bahagia diatas
kesedihan suaminya, artinya ia tak mencintai suaminya sepenuhnya.
Huh!!!!).

Hwon terus menangis dan menggelengkan kepalanya. Ia berteriak keluar, berulang-ulang.


Yeom
sedang menunggu Min hwa. Ia melihatnya dan segera menghampiri istrinya.
Min hwa berkata 'suamiku' dengan nada sedih dan yeom bertanya mengapa
Min hwa seperti itu. Yeom bertanya apakah Min Hwa mendengar sesuatu yang
tak baik dari dokter. Min Hwa : Dokter mengatakan aku mengandung bayimu
di perutku. Yeom tertawa dan kemudian minta maaf, ia hanya menebak dan
tak tahu semuanya. Min Hwa berkata ia punya sesuatu untuk dikatakan pada
Yeom. Yeom mengatakan untuk mengatakannya saja. Min Hwa mulai
mengatakan tentang kebenaran. Yeom bertanya apakah Min Hwa tak
menginginkan bayinya/ Min Hwa berkata bukan itu. Aku sangat
menginginkannya. Yeom memegang tangan Min hwa dan berterima kasih. Yeom
berkata : Tak cukup untuk mengatakan terima kasih saja. Yeom berkata
maaf ia hanya menerima perhatian dari Min Hwa tapi tak bisa
mengembalikannya. Yeom berjanji ia akan menjadi suami yang lebih baik
dan memeluk Min hwa. Yeom berkata agar Min hwa tak menangis karena
bayinya akan takut. Min hwa terus menangis. Seul melihat semuanya dari
balik dinding.

Seul
kembali. Jansil ada disana dan jansil mendapat penampakan (hahahha) :
Ia akan menjadi putera yang mirip ayahnya. cerdas, tampan, ia akan
berguna bagi negara. Seul duduk dan menangis. jansil kembali pada
dirinya dan bertanya : mengapa kau seperti itu? Apakah aku mengatakan
sesuatu lagi? Shaman jang berkata pada Seul : Itu sebabnya aku
mengatakan jangan kesana lagi. mengapa kau tak mendengarkan? Seul : Tuan
mudaku yang malang, apa yang harus kulakukan? Ia mencintai wanita yang
membunuh adiknya. bagaimana bisa hal seperti itu terjadi? Shaman jang
berkata pada seul untuk diam. Seul : akna lebih baik jika aku tak tahu.
Shaman Jang mengatakan jika ia tak memberitahukannya maka Seul mengancam
akan melompat. Itu sebabnya ia memberitahukan Seul. seul : Kau tak
punya sesuatu lagi, nonaku yang malang dan tuanmuda, apa yang harus
dilakukan?

Yeon
Woo bertanya apakah ia bisa masuk kedalam, tapi Hwon berkata tidak,
Yeon Woo tak boleh melihat.Aku tak bisa melihatmu. Aku bersumpah akan
menghukum mereka yang melakukan itu padamu, tapi mereka adalah
keluargaku. Mereka yang berencana membunuhmu dan menutupinya, mereka
semua adalah keluargaku. Jadi bagaimana aku bisa melihatmu? Hwon
menunduk dan menangis.


Yeon
Woo keluar dan duduk di depan Hwon. Hwon mendongak dan Yeon woo berkata
: Setelah ingatanku kembali, kau bertanya mengapa aku tak mengatakan
yang sebenarnya. apa yang aku takutkan adalah ini. Bahwa kau akan
menyalahkan diri sendiri dan kau tak akan melihatku, itulah yang aku
takutkan. Hwon : bagaimana kau bisa berakhir seperti ini, itu karena
aku. Yeon Woo : Kau mengatakan kau menyesal karena aku masih hidup? Hwon
bertanya apa yang harus ia lakukan. Yeon Woo berkata agar Hwon
menghentikannya dan menutupinya. Yeon woo : Jika kakaku tahu semua ini,
ia tak akan mampu menanggungnya. Hwon : Bukankah kau merasa tak adil
karena selama bertahun-tahun kau bersembunyi? Tidakkah aku ingin balasan
untuk penderitaan dan siksaan yang aku alami? Yeon Woo : Siksaan dan
penderitaan. Aku tak ingin berbagi dengan kakakku. Hwon berkata : Kau
merasa buruk untuk kakakmu tapi tidakkah kau merasa kasihan padaku? Kau
bukan ratu dan aku mempunyai gadis lain (Bo Kyung), aku tidak merasa
kasihan padaku? Tidakkah kau merasa buruk bagimu? Mereka berdua
menangis. (Seperti dugaan, Yeon Woo akan menyuruh Hwon menutup kasus
itu. Jika begitu, maka ceritanya tak akan seru. Yeon Woo mengkhawatirkan
Yeom, jika Yeom tahu istrinya menyebabkan kematiannya maka Yeom pasti
akan sangat sedih. Hwon juga mengkhawatirkan keluarganya. Tapi jika
ditutup bukankah tidak adil? Semua akan hidup dalam kebohongan. Yeon Woo
akan tetap menjadi Wol. Lalu Hwon tak akan mendapatkan Yeon Woo
kembali, karena ada Ratu Bo Kyung).


Hwon
berbicara dengan Nenek. hwon menawarkan Nenek pergi ke Ohyang, karena
musim semi akan segera datang tapi malam hari masih dingin hingga akan
baik untuk kesehatan Nenek. Nenek ragu dan bertanya Hwon menawarkan itu
demi kesehatannya atau justru..... Hwon menyela dan mengatakan Nenek
harus berhenti terlibat politik dan beristirahat dengan nyaman. Tapi
Nenek berkata itu tak akan terjadi, tak ada yang bisa menghapusnya dari
posisi itu. Hwon mengancam : Anda dapat memilih. Pergi ketempat yang aku
katakan atau mendapat hukuman karena konspirasi pembunuhan yang anda
lakukan. Nenek bertanya kejahatan apa yang telah ia lakukan sehingga
Hwon melakukan hal itu. Hwon mengatakan Kejahatan karena membunuh puteri
mahkota 8 tahun lalu. Nenek : buktikan itu. Hwon : dan juga menggunakan
cucumu dalam hal itu. Nenek : buktikan.

Hwon
berkata jangan samakan ayahnya dan dia. Hwon : aku tak akan bersikap
lunak pada mereka yang bersalah hanya karena mereka terkait denganku.
letakkan semuanya dan pergi ke ohyang. ini adalah pertimbanganku yang
bisa kulakukan sebagai keluarga. Nenek : apa yang akan kau peroleh dari
melakukan semuanya? Hwon : aku akan medapatkan satu hal-keadilan. Nenek :
mengapa kau tak tahu bahwa kau masih membutuhkanku? Hwon : Kau bilang
aku harus mengoreksi yang salah dan kau bilang aku harus mengikuti jalan
yang benar. Aku akan memperbaikai yang salah dan menemukan kebenaran
kemudian mengembalikan semua ketempatnya. Nenek : kau tak bisa
melakukan ini padaku. Hwon mengatakan ia akan melihat nenek meninggalkan
istana besok dan mengatakan agar Nenek tetap sehat. Hwon meninggalkan
nenek.

Nenek
tak percaya dan berteriak mengatakan tempat Hwon duduk sekarang, apa
Hwon tahu siapa yang membuatnya menempati posisi itu. Nenek : Itu aku.
Untuk kepentingamu, darahku dan kedua tanganku melindungi posisimu. apa
maksudmu ohyang? Bagaimana kau memintaku menyerahkan posisiku? Aku tak
akan melakukan hal ini. Nenek berteriak dan ia pingsan. Dayang memanggil
dokter. hwon bahkan tak berbalik.

Menteri
bertemu Yoon. Mentri mendengar bagaimana Nenek dikirim ke Ohyang. Salah
satu berkata kalau Raja hanya berkata ia mengirim Nenek untuik
kesehatannya, Tapi Raja sebenarnya mengusir anggota keluarganya sendiri.
Mereka berpendapat situasi tak lagi aman bagi mereka karean Raja tahu
semuanya dan telah memutuskan untuk menarik pedangnya dan menyerang
mereka. Mereka berfikir tak akan ada orang yang dibiarkan tetap hidup.
Salah satu bertanya apa Yoon apa yang akan mereka lakukan. Yoon : Kita
harus menyerang terlebih dahulu. Yoon mengatakan sesuatu tentang yang
harus mereka lakukan adalah mengubah penguasa.

Yang
Myung sedang bersiap-siap. Ibu bertanya apakah Yang Myung akan pergi
sekarang. Ia minta Yang myung berjalan-jalan bersamanya sebentar.

Ibu
memanggil nama puteranya dan Myung berkata ia tahu apa yang akan ibunya
katakan bahwa ia tak boleh goyah atau menyuruhnya istirahat. Ibu
berkata lakukan apa yang ingin dilakukan Yang Myung. Mulai sekarang,
Bertindak sesuai hatimu dan tetaplah hidup. Yang Myung bertanya
maksudnya. Ibu berkata ia percaya pada Myung. Ibu : Aku percaya kau akan
memilih keputusan yang tepat. Waktu akan berlalu. Bahkan kesedihan akan
menghilang pada satu titik. dan satu lagi, kehidupan yang baik akan
dimulai. apapun yang aku pilih, aku akan mempercayaimu. Myung : Apapun
yang aku pilih? Ibu berkata ya, apapun pilihan Yang Myung (Oh, mom! dont
make it your son become an evil T_T).

Yang
Myung kembali ke rumahnya dan para pendukungnya ada disana. Myung
berjalan ke arah mereka. Ia bertanya mengapa mereka berkumpul dicuaca
yang dingin seperti ini. Para pria meminta Myung jangan lari, karena
mereka hanya datang untuk menyapa. Myung mengundang mereka masuk.

Mereka
minum-minum dan mulai membicarakan hwon yang tak juga memiliki ahli
waris dan tak melakukan malam penyempurnaan. apalagi ia masih sehat.
salah seorang berkata jika Hwon tak memiliki ahli waris maka Myung bisa
mengambil tahta karena ia adalah pangeran. Yang Myung berkata mereka
membicarakan topik yang berbahaya dan bertanya apa yang mereka inginkan.
Mereka mengatakan sesuatu tentang pewaris tahta yang belum ditentukan
dan jika semuanya terjadi maka Myung bisa terlambat. Myung : Jadi apa
yang harus aku lakukan? Meninggalkan raja yang sehat dan mengikuti
kalian? Myung lalu menghunus pedangnya dan berkata : Bukankah pedang ini
indah? sangat kotor, pedang ini akan mendapat darah kalian yang kotor.
Yang Myung bertanya leher mana yang harus ia potong terlebih dahulu.
Jika aku memberikan lehermu sebagai penghianat pada raja, maka berapa
banyak yang akan aku terima? Orang itu berkata Yang Myung salah paham.
Myung : haruskah aku memotong lidah yang berbicara pengkhianatan? Orang
lain berkata ayo pergi pada pria itu.

Mereka
lari kecuali satu orang. Myung menempatkan pedang keleher orang itu.
Myung berkata jika kau mengatakan hal-hal seperti itu lagi, kepala dan
tubuhmu, ucapkan selamat tinggal selamanya.

Seorang
Pria melapor pada Yoon bahwa Yang Myung tak mau mendengarkan mereka.
Menteri bertanya-tanya mengapa Myung bereaksi begitu. Ia mengatakan
bagaimana raja mengambil gadis itu. Yang lain berkata apakah Hwon dan
Myung terpecah karena seorang gadis. Mereka berbicara tentang
pengkhianatan. Yoon menyebutkan bagaimana posisi raja, dan suatu
keajaiban jika Myung mau. Yoon : Apapun yang kita lakukan kita harus
membuat Yang Myung berada dipihak kita.


Bo
Kyung sedang berjalan bersama dayangnya dan melihat ibunya. Ibunya
dengan seorang gadis. Yoon bertanya apa yang istrinya lakukan. Ibu
menunjukkan seorang gadis. Yoon bertanya apakah gadis itu datang ke
istana pertama kalinya. Gadis itu berkata betapa menyenangkannya tinggal
disana. Yoon tertawa dan bertanya apakah gadis itu ingin melihat-lihat
istana. Bo Kyung ingat ayahnya mengatakan hal yang sama padanya. Ibu Bo
Kyung memanggil Bo Kyung. Ayahnya melihat pada Bo Kyung dan pergi.

Gadis
itu diperkenalkan pada Bo Kyung. Ibu berkata gadis itu akan tinggal
disisi Bo Kyung dan akan menghibur Bo Kyung. Bo Kyung berkata ayahnya
mungkin akan melemparkannya. Ibu bertanya apa yang sedang ia bicarakan.
Bo Kyung : Ayah bisa melakukan itu tanpa penyesalan, bahkan jika aku
puterinya, ia bisa melemparku pergi. Ibu bertanya siapa yang akan
mengambil tempat Bo Kyung. Bo Kyung melihat gadis itu. Ibunya memanggil
dayang dan mengatakan agar adayang membawa gadis itu dan memberinya
makan. Ibu berkata bahkan jika gadis itu tinggal diistana, raja tak akan
jatuh cinta pada gadis kecil (?). Bo Kyung mengatakan hal yang akan
berubah jika raja berubah. Jika itu ayah, itu mungkin. (Well, aku nggak
ngerti dengan kedatangan gadis itu ke istana. Untuk apa? menghibur Bo
Kyung? Hanya itu? Hmmmmm).


Pelayan
Yang Myung berkata ada yang datang mengunjunginya. Myung keluar dan
melihat Yoon. Yoon meminta untuk minum-minum dengan Myung.

Yoon
dan Yang Myung duduk berhadapan. myung bertanya apakah tikus sudah
melaporkan padanya apa yang terjadi. Yoon bertanya apakah Myung tak
ingin menjadi raja. Myung : mengapa aku? Jangan menyeretku masuk. Jika
kau pergi sekarang aku akan merahasiakannya dari raja. Yoon bertanya
apakah Myung selalu ingin hidup di bawah raja. Lalu mereka membicarakan
tentang shaman. Dan Myung berkata tak ada shaman lain seperti Wol.
Karena dia kembali hidup setelah 8 tahun. Yoon : Kau tahu semuanya?
Myung : Aku cerdas seperti dulu. Yoon : Kau tahu tapi kau tak bersikap
egois?

Hwon
bertemu dengan Hong. Hwon mengatakan tentang pekerjaan yang tak
menyenangkan yang tersisa.Hyng Sun menyerahkan daftar untuk Hong. Hwon
berkata yang tertulis dalam daftar adalah orang-orang yang harus Hong
temui sejak hari ini. Hong mengatakan ia akan melakukan perintah dan
meninggalkan Hwon.

Hwon
berbicara dengan Yeon Woo. Bagaimana hwon membuang sesuatu dan sisi
lain akan mulai menyerang. Yeon Woo membicarakan tentang perasaannya
yang buruk karena menyebabkan kesulitan pada Hwon. Hwon : Apakah kau
fikir aku akan berdiri dan membiarkan ini terjadi padaku? hanya menunggu
dan melihat? dari sekarang rakyat akan mulai mendengar beberapa
pembicaraan yang lucu. Hwon lalu meminta Yeon Woo untuk berjalan-jalan
dengannya.

Hwon
dan Yeon Woo pergi ke bangunan Bulan Perak. Hwon mengatakan ia
menyembunyikan hadiah disini. Yeon Woo mengatakan ia sudah memiliki
segalanya. Bagaimana mungkin ia menginginkan hal lain. Hwon berkata ia
sudah menyiapkannya jadi ia meminta Yeon Woo menemukannya.

Yeon
Woo melihat kesana kemari mencari hadiahnya. Hwon berkata Yeon Woo
terlihat sungguh-sungguh mencarinya padahal tapi ia bilang tak ingin
apapun. Yeon Woo bertanya paa itu dan mungkin itu terlalu kecil sehingga
ia tak bisa menemukannya. Hwon : Apa maksudmu itu kecil? itu tidak
kecil (hadiahnya). Yeon Woo berjalan lagi dan bertanya apakah Hwon
memberikan bangunan bulan perak padanya? Hwon berkata Yeon Woo terlalu
serakah dan berkata bukan itu. ^^

Yeon
Woo : Lalu apa?! Hwon : apa yang ingin aku berikan padamu adalah
sesuatu yang tak bisa digantikan/ditukar dengan apapun didunia ini.
Sesuatu yang berharga. Apa yang semua gadis inginkan. itu adalah
sesuatu. Yeon Woo berkata jangan bilang... Hwon berkata ya, kau menebak
dengan benar. Itu aku^^. Yeon Woo tertawa. Hwon : kenapa tertawa? Apakah
kau ingin mengatakan ini hal bodoh? Yeon Woo berkata bagaimana ia bisa
melakukan itu, itu karena aku sangat senang.

Hwon memeluk Yeon Woo. Hwon : Kau sudah memberikan hatimu padaku. Aku akan memberikan semua yang aku miliki padamu.


Yoon
bertanya apakah Myung telah menyerah pada shaman raja itu dan
membiarkan shaman duduk di atas tahta. Yoon juga mengatakan bagaimana
raja terhadap Myung yang telah menganiaya Myung. Yoon : Kau sudah lupa?
Myung tertawa dan mengatakan kalau Yoon salah menebak. Myung : Aku
terlihat seperti seseorang yang akan meraih tahta karena kecemburuan dan
mengkhianati saudara ku. Aku tak tertarik dengan tahta dan aku tidak
punya niat bergabung denganmu. Myung berkata ia tak butu apapun saat
Yoon menawarkan harta dan lain-lain. Yoon menarik pedangnya dibawah meja
dan berkata dalam kepalanya bahwa ia kecewa Myung tak memiliki ambisi.
Itu tak bisa ditolong. Jika aku tak bisa menggunakanmu maka aku tak
punya pilihan lainnya selain menyingkirkanmu (membunuhmu). Myung
mencondongkan tubuhnya dan mengatakan semua yang ia inginkan hanyalah
sebuah posisi dan Heo Yeon Woo, hanya dua hal. (Omo!!! apa yang akan
terjadi?!)
END...
0 komentar:
Post a Comment